Notification

×

Iklan

Iklan

Dipimpin Wakil Bupati, Apel Gabungan Perdana 2026 Pemkab Samosir Tanpa Sidak Kehadiran ASN

5 Jan 2026 | 16:50 WIB Last Updated 2026-01-05T10:24:45Z

Bupati dan Sekda Absen, Apel Gabungan Perdana Pemkab Samosir Dipimpin Wabup (5/1- dokdiskominfoks/gb)


GREENBERITA.com–Apel Gabungan perdana Pemerintah Kabupaten Samosir di awal tahun 2026 berlangsung tanpa kehadiran Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Samosir. Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Bupati Samosir, Senin (5/1/2026), dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk.

Apel Gabungan itu diikuti para pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, serta seluruh jajaran staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir.

Ketidakhadiran Bupati dan Sekda Samosir dibenarkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Samosir, Immanuel Sitanggang, saat dikonfirmasi greenberita pada Senin, 05 Januari 2025.

"Benar bahwa Apel Gabungan perdana 2026 dipimpin oleh Wakil Bupati Samosir, kalau Bupati Samosir ada kegiatan di rumah dinas tapi kalau Pak Sekda ada di Medan, tapi belum tau kegiatan apa," ujar Immanuel Sitanggang.

Immanuel juga mengakui bahwa Wakil Bupati Samosir tidak melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek kepatuhan kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) pada hari Senin pertama kerja tahun 2026 setelah sebelumnya telah masuk kerja pada 02 Januari lalu.

"Memang sidak tidak ada dilakukan oleh pimpinan dan absen juga tidak berjalan sehingga tidak diketahui persentasi kehadiran ASN dalam bekerja di awal tahun 2026 ini," jelas Immanuel Sitanggang.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menyinggung penuntasan pelaksanaan program dan kegiatan sepanjang tahun 2025, sekaligus menekankan pentingnya evaluasi kinerja.

“Dalam meningkatkan pelayanan, tentu banyak dinamika, ada kepuasan dan ketidakpuasan. Itu semua menjadi pengalaman paling berharga. Hal-hal yang kurang harus dikoreksi dan dievaluasi, sementara yang baik harus kita lanjutkan dan ditingkatkan,” ujar Ariston.

Ariston menegaskan bahwa penguatan kinerja harus dibarengi dengan kepemimpinan yang memiliki visi jelas agar menghasilkan capaian yang maksimal. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera menyusun program kerja tahun 2026 secara matang, termasuk kesiapan mental dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Mari kita mengawali tahun ini dengan start yang bagus. Program kerja harus dipersiapkan dengan baik, SDM-nya juga harus siap dan bertanggung jawab. Pintar saja tidak cukup, harus dibarengi dengan kerajinan dan kemauan untuk bekerja,” tegasnya.

Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), Ariston mengingatkan OPD teknis agar serius dan profesional dalam mengejar target yang telah ditetapkan.

“Sistem pengelolaan PAD harus dirombak. Tidak boleh lagi menggunakan tulisan tangan atau karcis manual. Semua harus berbasis QRIS. Ini tantangan kita bersama agar pengelolaan PAD lebih transparan dan minimal mendekati target,” ungkapnya.

Mengakhiri amanatnya, Ariston menekankan pentingnya kerja sama dan penguatan organisasi secara menyeluruh di tahun 2026. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran ASN dan masyarakat.

"Ke depan, konsolidasi antar OPD akan diperkuat melalui rapat rutin setiap bulan guna memperkuat koordinasi dan solidaritas organisasi di lingkungan Pemkab Samosir. Sebagai pimpinan daerah kami bersama Bupati Samosir menyampaikan permohonan maaf, mari kita rajut kebersamaan dan kerjasama demi kesejahteraan masyarakat," pungkas Ariston Sidauruk.**(Gb-Ferndt01)