Notification

×

Iklan

Iklan

HUT ke-22 Samosir Bergelora, Siswa SMP se-Kabupaten Tampil Unjuk Kreativitas

27 Feb 2026 | 11:35 WIB Last Updated 2026-02-27T04:35:48Z

MKKS SMP Se-kabupaten Samosir dukung Perayaan 22 Tahun Samosir di Waterfront City Pangururan (26/2- furniture/gb)

GREENBERITA.com–Perayaan Hari Jadi Kabupaten Samosir ke-22 berlangsung semarak dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari seluruh kecamatan. Tak hanya terpusat di Water Front City (WFC) Pangururan pada 26–27 Februari 2026, rangkaian kegiatan juga diwarnai berbagai lomba yang diinisiasi sekolah-sekolah SMP se-Kabupaten Samosir.

Keikutsertaan para siswa mendapat dukungan penuh dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Kabupaten Samosir. 


Kegiatan lomba digelar pada 26 Februari dan para pemenang diumumkan pada Jumat, 27 Februari 2026, bertepatan dengan puncak perayaan.


“Memperingati Hari Jadi Kabupaten Samosir ke-22, hampir seluruh sekolah di SMP se-kabupaten Samosir mengirimkan siswa nya mengikuti rangkaian lomba yang melibatkan  sekolah, mulai dari siswa kelas 7, 8, dan 9 yang digelar oleh Panitia Hari Jadi Kabupaten,” demikian penjelasan Ketua MKKS SMP se-Kabupaten Samosir, P. Rianto R. Naibaho pada Selasab 24 February 2026.


Pada puncak acara, hadiah bagi para pemenang diserahkan dan penampilan siswa dari seluruh kecamatan ditampilkan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kreativitas mereka.


Ketua MKKS SMP se-Kabupaten Samosir juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Samosir. 


“Kita juga mengapresiasi bapak Kadis Pendidikan Johnson Gultom, yang terus mendukung dan supervisi para guru khususnya kepala sekolah untuk terus berprestasi mendukung kami,” ujar Rianto Naibaho.


Lomba sebagai Wadah Cinta Tanah Air

Ketua MKKS SMP Kabupaten Samosir, P. Rianto R. Naibaho, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan lomba bukan sekadar hiburan, melainkan sarana pembentukan karakter dan nasionalisme siswa.


“Seluruh kegiatan yang digelar sekolah SMP di Kabupaten ini bukan sekadar lomba, tapi juga wadah untuk menumbuhkan cinta tanah air, kreativitas, dan semangat kebersamaan antara siswa dan guru sembari meningkatkan kepedulian atas kearifan lokal masyarakat Samosir,” ujarnya.


Beragam perlombaan digelar, mulai dari estafet air, estafet sarung, hingga lomba ekspresi wajah (mimik ekspresif). Sejumlah sekolah juga menampilkan kegiatan khas masing-masing.


“Seperti di sekolah kami SMPN 2 Pangururan, kami melakukan perlombaan seni FLS2N tingkat SMP Se-kabupaten Samosir dan lainnya,” jelas Kepala Sekolah SMP Negeri 2, Herta Siallagan.


Dengan semangat kearifan lokal “Marsiadapari Bohama Asa Malo”, MKKS berharap kreativitas siswa menjadi ruang bagi sekolah membangun lingkungan belajar yang inklusif dan menyenangkan.


“Kegiatan-kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari komitmen sekolah untuk membangun lingkungan belajar yang menyenangkan dan inklusif di seluruh sekolah SMP se-Kabupaten Samosir,” pungkas P. Rianto Naibaho.


Festival UMKM dan Kuliner Lokal

Selain lomba antar siswa, Pemerintah Kabupaten Samosir juga menggelar Festival Kuliner dan Pameran UMKM lokal di Segmen V Waterfront City Pangururan. 


Pada Kamis, 26 Februari 2026, para guru dan siswa turut mengikuti dan menikmati rangkaian kegiatan tersebut.

Pameran dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk usai meninjau setiap stan peserta. Turut hadir Asisten I Tunggul Sinaga, Asisten II Hotraja Sitanggang, Asisten III Arnod Sitorus, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, pimpinan OPD, Camat Pangururan, Ketua PKK Ny. Kennauli A Sidauruk, serta Ketua DWP Ny. Asty M Sitinjak.


Sebanyak 25 stan memamerkan beragam produk lokal unggulan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku kuliner dan UMKM. Selain itu, tersedia pula layanan pemeriksaan kesehatan, pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk), serta pelayanan KB gratis.


Tak ketinggalan, demo pengolahan makanan khas dalini horbo dan naniura turut dipamerkan sebagai bentuk pelestarian kuliner Batak yang telah didaftarkan sebagai kekayaan warisan tak benda pada Kementerian Kebudayaan.

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Samosir ke-22 pun menjadi momentum kebersamaan, penguatan karakter generasi muda, sekaligus penggerak ekonomi lokal di Kabupaten Samosir.**(gb-ferndt 01)