Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Simalungun Perintahkan Kesiapsiagaan Penuh Hadapi Bencana Hydrometeorologi

30 Nov 2025 | 19:09 WIB Last Updated 2025-11-30T12:09:41Z

Rapat Darurat Bencana Digelar, Bupati Perintahkan Kesiapsiagaan Total (28/11- dokdiskominfosim/gb)

GREENBERITA.com– Dalam respons cepat terhadap meningkatnya risiko bencana di Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi dipimpin langsung Bupati Simalungun, Dr H Anton Ahmad Saragih, di ruang rapat Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Jumat sore (28/11/2025).


Rapat koordinasi tersebut dihadiri para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan perangkat daerah, para camat, dan pangulu se-Kabupaten Simalungun melalui zoom meeting.


Dalam rapat tersebut, Bupati Simalungun menyampaikan pentingnya meningkatkan kewaspadaan mengingat situasi yang dialami di Sumatera Utara.


Kabupaten Simalungun dikategorikan luas yang terdiri dari 32 kecamatan, 386 nagori, dan 27 kelurahan. Untuk itu Bupati memerintah segenap jajaran pimpinan untuk mempersiapkan diri sebelum bencana terjadi. Salah satu langkah yang diminta adalah mendirikan posko di titik-titik yang rawan bencana.


"Saya tegaskan kepada perangkat daerah terkait langsung, seperti BPBD dan Dinas Kesehatan, untuk meningkatkan kesiapan. Dinas Kesehatan diminta segera menyiapkan dokter dan mengaktifkan push-to-Pustu (puskesmas terpadu) untuk menangani kemungkinan timbulnya penyakit seperti flu dan batuk akibat bencana," ujar Dr Anton Saragih.


Selain itu, Bupati Simalungun juga berpesan kepada seluruh warga agar tetap waspada, bahkan di tengah malam ketika tidur lelap.


Selama rapat berlangsung terdapat beberapa laporan dari kecamatan dan kelurahan.


Camat Bandar Masinlam, Ida Royani Damanik melaporkan telah terjadi banjir di wilayahnya yang mengakibatkan beberapa rumah warga terkena dampak akibat meluapnya Sungai Bahapal.


Camat Bandar Masilam juga menerima informasi dari Camat Laut Tador Kabupaten Batubara yang ingin berkoordinasi terkait normalisasi Sungai Bahapal, karena luapan sungai tersebut juga berdampak pada warga di Laut Tador.


Merespons laporan ini, Bupati Simalungun menyampaikan bahwa akan segera berkoordinasi dengan Camat Laut Tador Kabupaten Batubara dan juga akan menghubungi Bupati Batubara terkait upaya normalisasi Sungai Bahapal.**(Gb-hardinal05)