Notification

×

Iklan

Iklan

Sosok Mahasiswa yang Hina UMM Kampus Durjana, Ini Tanggapan Rektor UMM

30 Jun 2023 | 17:34 WIB Last Updated 2023-06-30T10:34:32Z


Rektor UMM Prof Dr Fauzan


GREENBERITA.com - Rektor UMM Prof Dr Fauzan, Rektor UMM pun turut buka suara terkait viralnya kritikan Rafi Azzamy di media sosial.

 "Rafi Azzamy perlu dibina karena masih dalam masa mencari jati diri.",  sosok mahasiswa bernama Rafi Azzamy yang viral setelah mencibir Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memiliki rekam jejak penuh kontroversi.


Menurut Rektor UMM, Prof Dr Fauzan, Rafi Azzamy perlu dibina karena masih dalam masa mencari jati diri.

"Cara mencari jati diri bermacam-macam. Seperti menjelekkan orang lain supaya diakui. Ini cara-cara anak muda jenis khusus. Kita memahaminya," jawab Fauzan ketika dikonfirmasi Tribun Jatim Network saat bertemu di depan gedung rektorat, Selasa (27/6/2023).   


Rektor UMM akan memanggil Rafi Azzmy "Kalau kebablasan ya kita ingatkan. Dia sudah dalam binaan khusus sejak awal karena ngomongnya jelek, tidak difilter. Karena kita lembaga pendidikan, tugas kita adalah bagaimana mengubah yang kurang baik menjadi baik," kata Fauzan. Dia mengatakan, untuk menghadapi itu, tidak boleh menggunakan emosi. Karena Rafi Azzamy masih menjadi anak didik UMM, dia berharap Rafi Azzamy tidak kebablasan.


Rafi Azzamy merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) semester 2, jurusan Prodi Hubungan Internasional . Sebagai seorang mahasiswa, Rafi sangat aktif di medsos. Berbagai isu selalu direspons.


Bahkan persoalan kuliah pun dikepoin di medsos, dengan target mendapat sorotan publik. Jiwa kritis Rafi memang sudah terlihat sejak SMA. Saat remaja pun dia sudah berani 'melawan' kedisipilinan sekolah. Terbaru, Rafi menjelekkan UMM sebagai kampus durjana seusai diterima di Universitas Brawijaya Malang melalui Seleksi Nasional Berdasarkan test SNBT


Akun Twitter @rafilsafat tengah mengunggah gambar tangkapan layar dari pengumuman hasil seleksi SNBT 2023 yang diposting pada Sabtu (24/6/2023) pukul 14.23 WIB. "Banyak orang tanya, mengapa dalam kurun satu tahun ini aku jarang publish tulisan? Singkatnya karena berada di kampus toxic (UMM)—gedung jelek, dosen jarang masuk, birokrat penjilat, dll—itu sungguh menguras tenaga. Iseng-iseng coba tes SNBT, eh lolos, bye kampus durjana (UMM)," begitu cuitanntya . Akun Twitter @Rafilsafat dan Instagram @rafiazzamy.ph.d.


Sebelum cuitan kampus durjana viral, sosok Rafi Azzamy ini seringkali menunjukkan kritikannya aturan di kampus maupun sekolah.Sebelumnya, Rafi Azzamy juga membuat beberapa cuitan selama kuliah di UMM dalam kurun waktu setahun.

Rafi Azzamy


Rafi Azzamy juga sempat memposting tentang suara dari perahu bebek di danau GKB 1 yang mengganggu saat kuliah, larangan laki-laki berambut gondrong, hingga kotoran kucing di gedung gedung kuliah


"Infonya sejak SMK begitu. Mungkin belum ketemu identitasnya. Kita doakan lebih baik lagi di tempat barunya nanti," pungkas Fauzan. Sementara itu, Rafi Azzamy diterima di Prodi Antropologi FIB UB.


Rektor UB, Prof Widodo saat dikonfirmasi wartawan pada Senin (26/6/2023) menyatakan, sejauh ini ia tidak tahu Rafi Azzamy menjelekkan UMM. Dia mengatakan, Rafi Azzamy diterima di UB lewat proses seleksi nasional, dan sedang daftar ulang.


"Soal seleksi calon mahasiswa itu kan dia jalur SNBT. Semua calon mahasiswa UB yang masuk lewat ujian itu, screening-nya didasarkan pada hasil nilai ujian. Kalau ada hal lain yang melanggar akan diproses lebih lanjut. Tapi untuk membuat keputusan harus proper, agar tidak menimbulkan masalah baru," paparnya.

(GB-RizalDM)