GREENBERITA.com- Ajang lari lintas alam internasional Trail of The Kings by UTMB 2026 dipastikan kembali mengguncang kawasan Danau Toba, Kabupaten Samosir, pada 12-14 Juni 2026. Event sport tourism bergengsi itu akan diikuti hampir seribu pelari mancanegara dari 34 negara yang telah mendaftar sejak jauh hari.
Trail of The Kings 2026 Serbu Danau Toba, Ribuan Pelari dari 34 Negara Siap Taklukkan Pusuk Buhit (21/5- Ferndt/gb)
Kepastian pelaksanaan event tersebut terungkap dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Event Trail of The Kings (TOTK) by UTMB 2026 yang dihadiri Asisten II Pemkab Samosir Hotraja Sitanggang, Kadis Kominfo Sumut Immanuel Sitanggang, serta Kabid Promosi Pariwisata Shanni M Nainggolan di Aula Kantor Bupati Samosir, Kamis (21/5/2026).
Hotraja Sitanggang mengatakan, event internasional ini harus menjadi momentum untuk menunjukkan keindahan Danau Toba sebagai destinasi dunia yang profesional dan berkelas.
“Event ini sangat diminati oleh masyarakat mancanegara dan sudah mendaftar hampir 1000 orang dari 34 negara," ujar Hotraja Sitanggang.
Ia menegaskan, Danau Toba bukan hanya indah, tetapi juga mampu menjadi destinasi dunia yang profesional dan berkelas. Menurutnya, event tersebut harus menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Utara sekaligus momentum kebangkitan ekonomi daerah.
"Evaluasi event tahun 2025 lalu, ada perputaran uang 101,96 miliar dari pelaksanaan event ini, UMKM terdampak 33.5, karenanya kita harus bersyukur bahwa keberhasilan penyelenggaraan event tersebut merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh perangkat daerah dan stakeholder diminta mempersiapkan pelaksanaan kegiatan secara maksimal," ujar Hotraja Sitanggang.
Sementara itu, pihak Event Organizer (EO) UTMB menjelaskan rute perlombaan akan dimulai pukul 05.00 WIB dari Water Front City (WFC) Pangururan menuju Ronggurnihuta, kemudian ke Tano Ponggol, dilanjutkan ke Gunung Pusuk Buhit di Sianjurmula, dan finis kembali di WFC Pangururan.
"Rute ini sangat menantang dan disukai oleh para pelari karena terbukti bertambah nya jumlah pendaftar pelari," ungkap Rudi didampingi Ebet dari EO UTMB.
Kepala Dinas Kebudayaa dan Pariwisata Samosir melalui Kabid Promosi Pariwisata Shanni Nainggolan mengatakan, digelarnya Trail of The Kings by UTMB semakin memperkuat posisi Sumatera Utara sebagai destinasi unggulan sport tourism.
Hingga saat ini, hampir 1000 pelari dari 33 negara telah mendaftar sebagai peserta, di antaranya Malaysia, Singapura, Prancis, Jepang, Inggris, Vietnam, China, Taiwan, Australia, Hong Kong, Rusia, Afrika Selatan, Swiss, Oman, Irlandia, Indonesia, dan negara lainnya.
" Kita bersyukur bahwa peserta tahun 2025 berjalan baik tanpa ada korban apapun dan untuk Anggaran kegiatan ini menelan biaya Rp 4 Miliar lebih dari APBD Sumut dan didukung pembiayaan lainnya dari Pemkab Samosir," ujar Shanni Nainggolan.
Adapun kategori yang diperlombakan yakni 100K, 60K, 28K, 10K, 5K, serta kategori kids.
Pada 2025 lalu, event tersebut diikuti 1.081 peserta dari 26 negara dan 21 provinsi di Indonesia. Ajang itu juga memberikan dampak positif bagi UMKM, hotel, transportasi, kuliner, hingga kerajinan lokal dengan output ekonomi mencapai Rp101,96 miliar.
“Event ini menjadi momentum emas untuk mempromosikan keindahan alam, adat, dan budaya Sumatera Utara, sekaligus mengokohkan Danau Toba sebagai destinasi sport tourism kelas dunia,” pungkas Hotraja Sitanggang.**(Gb-wanju/03)















