Pasca Liburan Nataru, Seluruh Desa di Samosir Dinyatakan Zona Hijau Covid-19 -->

VIDEO

Pasca Liburan Nataru, Seluruh Desa di Samosir Dinyatakan Zona Hijau Covid-19

Minggu, 09 Januari 2022

Ket Foto : Bagan Seluruh Desa/Kelurahan di Samosir dinyatakan Zona Hijau Covid-19.


SAMOSIR, GREENVERITA.com
-- Pasca kunjungan wisatawan yang membludak pada Liburan Natal dan Tahun Baru 2022 ke Kabupaten Samosir, seluruh desa dan kelurahan dinyatakan Zona Hijau Covid-19 per hari Sabtu, 8 Januari 2022.


Peningkatan jumlah vaksinasi serta kepatuhan terhadap protokol kesehatan oleh masyarakat menjadi salah satu faktor nihil nya kasus Covid-19 di Samosir.


Pernyataan itu disampaikan oleh Bupati Samosir Vandiko Gultom ketika dikonfirmasi greenberita pada Minggu, 9 Januari 2022.


"Kita patut bersyukur bahwa pasca tinggi nya kunjungan wisatawan ke Samosir pada liburan Nataru kemarin, namun kasus terkonfirmasi Covid-19 di Samosir per Sabtu kemarin (8/1/2022), tetap nihil," ujar Vandiko Gultom.


Bahkan seluruh Desa dan kelurahan di Kabupaten Samosir dinyatakan Zona Hijau dari Covid-19 


"Ini berkat berhasil nya sinergitas Pemkab Samosir dan TNI Polri serta stakeholder lainnya meningkatkan vaksinasi di Samosir serta diiringi penerapan protokol kesehatan yang tinggi dari masyarakat kita," ujar Vandiko Gultom.


Ket Foto : List Desa/Kelurahan di Samosir Dinyatakan Zona Hijau.

Terpisah, Plt Kadis Kominfo Samosir Ricky Rumapea, menyatakan hingga Sabtu (8/1/2022) Samosir nihil konfirmasi positif Covid-19.


"Ini berdasarkan hasil testing dan tracing yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir," ujar Ricky Rumapea.


Menurutnya, selama liburan Natal dan Tahun Baru,

Satgas Covid-19 tidak surut untuk selalu mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, sekalipun pada periode ini jumlah kasus nihil dan terus berjalannya program vaksinasi di Kabupaten Samosir.


Ket Foto : Sambungan List Desa Kelurahan dinyatakan Zona Hijau Covid-19 di Samosir.


Walau masyarakat digegerkan dengan kemunculan varian baru virus Corona yang pertama kali teridentifikasi di Perancis yaitu Omicron, namun bukan untuk menimbulkan ketakutan, sebaliknya membangun ruang pembelajaran agar saling mengingatkan sebagai wujud saling menjaga dan mempertahankan kehidupan sesama anak bangsa.


Sejumlah penelitian menyatakan dampak Varian Omicron lebih rendah dari pada dampak Varian Delta, namun penularan Varian Omicron lebih cepat dari pada Varian Delta dan lebih menyasar kelompok usia yang lebih muda dan anak-anak.


"Sehingga langkah Vaksinasi Anak Usia 6-11 tahun yang sedang digencarkan oleh pemerintah Kabupaten hendaknya harus didukung oleh semua stakeholder," tambah Ricky Rumapea.


Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir mengharapkan dukungan dari masyarakat, khususnya orang tua untuk memberikan pemahaman vaksin bagi anak, sebagai upaya kita bersama bagi penanggulangan pandemi ini.


Dari target 102.328 warga Samosir yang harus di vaksin, Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir telah berhasil melakukan vaksinasi sebesar 95,4 persen dari jumlah target keseluruhan.


(Gb-ferndt01)

Loading...