Nasib Simbolon: Kebijakan Pemimpin Milenial Lebih Cepat dari Usia Diatas 50

VIDEO

Nasib Simbolon: Kebijakan Pemimpin Milenial Lebih Cepat dari Usia Diatas 50

Green Berita
Sabtu, 30 Mei 2020

Wakil Ketua DPRD Samosir Nilai Kebijakan Pemimpin Milenial Lebih Baik dari Pemimpin diatas 50 tahun
SAMOSIR,GREENBERITA.com- Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Samosir menilai pemimpin dari kaum Milenial lebih baik dan lebih cepat dari pada pemimpin yang diatas 50 tahun.

Hal tersebut disampaikan Ketua PKB Kabupaten Samosir Nasib Simbolon pada kegiatan Diskusi Publik Pilkada Samosir 2020 dengan tema "Gimana Sosok Vandiko-Raun di Mata Pemuda dan Jurnalis Samosir" yang diadakan oleh Forum Pemuda dan Jurnalis untuk Demokrasi (FPJD) Samosir, pada Kamis 28 Mei 2020 di Hotel Saulina, Panguruan, Samosir Sumatera Utara.

"Kebijakan seorang (pemimpin,red) milenial lebih cepat ketimbang umur diatas 50 tahun, jelas itu ," ujar Nasib Simbolon.

Menurutnya, pemimpin yang diatas 50 tahun terlalu banyak pertimbangan sehingga memperlambat kebijakan tersebut. "Ketika pemimpin diatas 50 tahun memimpin pasti banyak pertimbangan-pertimbangan yang lain," tambahnya.

Menurut Nasib Simbolon, inilah alasan pemuda harus mendukung dan mengusung VR adalah karena saat ini Samosir memerlukan pemimpin yang dapat memajukan Samosir lebih signifikan sehingga masyarakat Samosir lebih sejahtera dari berbagai aspek.

"Saya melihat kebijakan-kebijakan kepala daerah itu tidak begitu cepat, artinya masih ada kendala-kendala," jelas Nasib.

Anggota DPRD Samosir 4 periode ini menilai bila pemimpin Samosir adalah Vandiko Gultom yang notabene adalah seorang milenial, maka ketika mengambil kebijakan-kebijakan kedepannya akan lebih baik.

"APBD kita yang selalu dibawah 1 triliun akan sulit memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat, jadi bila kita memenangkan Vandiko maka gerak seorang milenial akan lebih cepat untuk meningkatkan APBD kita," tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Samosir periode 2019-2024 ini meminta kepada pemuda untuk tetap optimis dan mempunyai pengharapan kedepannya.

"Kita harus punya karakter, jangan jadi penjilat dan lebih baik sebagai pembangkang dari pada seorang penjilat," tegas Nasib.

Dia meminta Pemuda harus berani mengusung yang muda dan milenial untuk menjadi pemimpin untuk mengusung perubahan di Samosir. "Kaum muda dan milenial harus menjaga moral dan mental nya untuk menyampaikan kebenaran," pungkasnya. *** (gb-As01)

Tonton pernyataan lengkap Nasib Simbolon di Video ini:

Loading...