Jasad Siswi SMA Negeri 1 Pematangsiantar Ditemukan di Danau Toba

VIDEO

Jasad Siswi SMA Negeri 1 Pematangsiantar Ditemukan di Danau Toba

Minggu, 22 September 2019

Jenazah Putri Margaret Sinambela, siswi SMA Negeri 1 Pematangsiantar saat dievakuasi oleh tim Basarnas
AJIBATA, GREENBERITA.com--Sempat dikabarkan hilang, Putri Margaret Sinambela (17), Siswi SMA Negeri 1 Kota Pematangsiantar ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di perairan Danau Toba pada Minggu (22/9/2019) sekira Pukul 09.46 WIB.
Okto Albert Tambunan, Kordinator Tim SAR Dadau Toba mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan petugas polsek Ajibata menemukan jasad korban di Danau Toba pada kedalaman 20 meter.
“Setelah mendapat infomasi, Kita tim basarnas bersama petugas pos Polisi Ajibata serta keluarga korban langsung melakukan upaya pencarian disekitaran danau dari pagi tadi.  Dan pada Pukul 09:46 WIB jasad korban berhasil ditemukan di tepian danau sekitar kedalam 20 meter” ujar Okto.
Korban yang diketahui sebagai siswi kelas XI IPA 6 di SMA Negeri 1 Pematangsiantar ini dikabarkan hilang pada Sabtu (21/9/2019) sekira Pukul 14.30 WIB.
Saat itu, korban tengah mengikuti kegiatan PERJUSAMI (Perkemahan Jumat Sabtu Minggu) yang diadakan di komplek pantai penginapan Jordan kampung Jambu, Kelurahan Parsaoran Ajibata, Kabupaten Tobasa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kitakini.news , saat kegiatan berlangsung korban bersama beberapa orang temannya berada diposisi pinggir danau yang menyerupai lembah. Diduga karena telalu dekat ke tepian, sebanyak 15 orang pelajar sempat masuk ke danau dan tenggelam.
Pihak sekolah yang melihat kejadian tersebut langsung melakukan pertolongan. Dari sekitar 15 pelajar yang tenggelam, empat orang diantaranya mengalami lemas. Sedangkan yang lainnya berhasil berenang kepinggir danau.
Berselang 15 menit, Sekretaris organisasi bernama Shella Panggabean bersama guru pendamping yakni Timbul Pasaribu dan Jimmi Sitinjak melakukan pengecekan terhadap pelajar yang sempat tenggelam. Namun Putri Margaret Sinambela tidak ditemukan dilokasi kemah.
Pihak guru pendamping bersama pengurus organisasi kemudian melakukan pencarian dilokasi kejadian awal dan di kemah pelajar lainnya. Namun korban tidak juga ditemukan.
Kondisi jenazah Putri Margaret Sinambela saat dietmukan tim Basarnas pada kedalaman 20 meter 
Karena tidak berhasil menemukan korban, pihak sekolah kemudian melaporkan peristiwa hilangnya Putri Margaret Sinambela kepada pihak kepolsian Polres Tobasa, Pada minggu (22/9/2019) pagi.
Mendapatkan laporan tersebut, pihak Kepolisian Ajibata bersama tim Basarnas Parapat  langsung melakukan pencarian. Beberapa jam melakukan pencarian, jasad korban ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.
Selanjutnya jasad korban dievakuasi menggunakan perahu karet Basarnas dan dibawa ke Rumah Sakit Parapat untuk dilakukan visum.
Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo saat dikonfirmasi membenarkan penemuan jenazah korban tersebut. Agus juga membenarkan bahwa jenazah korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Benar Pak, dan saat ini jasad korban sudah ditemukan di didekat lokasi jatuhnya korban dan ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia” kata Agus.

(Ars)

Loading...