Notification

×

Iklan

Iklan

Catat, 5 Bus SAMPRI AC Siap Layani Pangururan - Bandara Internasional Silangit

26 Nov 2018 | 17:45 WIB Last Updated 2019-11-10T13:38:46Z
Armada Moda SAMPRI siap melayani
PANGURURAN, GREENBERITA.com - Perusahaan angkutan antar provinsi PT. SAMPRI (Samosir Pribumi Transport) melakukan investasi dengan membuka layanan angkutan Pangururan menuju Bandara Internasional Silangit mulai tanggal 1 Desember 2018 ini.

Tidak tanggung-tanggung, PT SAMPRI yang sudah beberapa generasi selama ini melayani angkutan Medan menuju Pangururan ini, telah menyiapkan 5 (lima) Bus AC Mitsubishi yang baru untuk memanjakan para penumpangnya.

"Benar,  kita menyiapkan 5 buah dulu Bus AC Mitsubishi yang baru untuk rute ini dari 10 bus yang menjadi jatah kita, " ujar Mangasi Sitanggang kepada greenberita.com pada Senin, (26/11/2018).

Rute ini akan melayani Pangururan menuju Bandara Internasional Silangit sebanyak 5 (lima) kali pulang pergi.

Adapun jam keberangkatan pertama dari Pangururan dimulai trip pertama pukul 05 Wib, lalu pukul 06 Wib, kemudian pukul 07 Wib, seterusnya pukul 08 Wib dan diakhiri pukul 10 Wib.

Lalu jam keberangkatan dari Bandara Internasional Silangit menuju Pangururan adalah trip pertama jam 09 Wib,  trip kedua pukul 11 Wib,  trip ketiga pukul 12 Wib, trip keempat pukul 13.30 Wib dan trip terakhir pukul 15 Wib.

Sedangkan untuk harga satu kali perjalanan, penumpang wajib merogoh kantungnya sebesar Rp. 60 ribu rupiah saja.

Rute baru ini akan semakin memudahkan para wisatawan untuk berkunjung ke Samosir dengan fasilitas angkutan yang memadai.

Hal ini juga diakui oleh Fernando Sitanggang, salah satu pelaku usaha wisata media kepada greenberita.com pada Senin, (26/11/2018).
Fernando Sitanggang, SH
"Kita apresiasi kesediaan PT. Sampri ini dengan membuka trayek Pangururan menuju bandara Silangit. Dan kita harapkan para wisatawan domestik dapat terlayani dengan baik. Khususnya wisatawan asing dengan dibukanya penerbangan Silangit menuju Kuala Lumpur, akan semakin dimanjakan, " ujar Fernando

Fernando juga mengharapkan pemerintah kabupaten dapat menyiapkan transportasi lokal yang memadai disekitaran antar objek wisata di Samosir sehingga semua situs wisata dapat dikunjungi wisatawan yang pada akhirnya dapat memperlama masa tinggal wisatawan di Samosir.
(tanbw)