Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolres Toba Ajak Wartawan dan LSM Bongkar Peredaran Narkoba, Kerahasiaan Pelapor Dijamin

21 Okt 2026 | 19:15 WIB Last Updated 2026-10-21T12:15:45Z

Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga ajak wartawan, LSM, dan masyarakat bersatu memperkuat pemberantasan narkoba pada coffee morning dan silaturahmi di sebuah warung di depan Kantor Panahatan Hutajulu, Balige, Rabu (21/10- Boedi)
GREENBERITA.com- Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga mengajak wartawan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan masyarakat aktif memberikan informasi terkait dugaan peredaran narkoba di Kabupaten Toba. Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkoba dan melindungi generasi muda dari ancaman barang terlarang tersebut.


Ajakan itu disampaikan Parapaga dalam kegiatan coffee morning dan silaturahmi bersama insan pers, LSM, serta masyarakat di sebuah warung di depan Kantor Panahatan Hutajulu, Balige, Rabu (21/10/2026).


Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Peran wartawan, LSM, dan masyarakat diperlukan untuk membantu mengungkap informasi serta mencegah peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.


“Menangkap dan mengungkap kejahatan adalah sebuah prestasi, tetapi menciptakan dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif adalah tujuan mulia,” tegasnya.


Parapaga secara khusus meminta insan pers dan LSM tidak takut melaporkan informasi mengenai dugaan peredaran narkoba. Ia memastikan kerahasiaan informan akan dijaga sesuai ketentuan yang berlaku.


“Kita tidak ingin anak-anak dan saudara kita menjadi korban narkoba. Jika rekan-rekan media dan LSM mengetahui informasi terkait peredaran narkoba, silakan laporkan kepada saya. Kerahasiaan informan akan dijaga sesuai ketentuan yang berlaku. Pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan kita semua,” ungkapnya.


Menurut Kapolres, upaya memerangi narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan hukum. Informasi dari masyarakat, pengawasan lingkungan, serta kepedulian terhadap generasi muda menjadi bagian penting untuk memutus mata rantai peredarannya.


Selain mendorong partisipasi publik dalam pemberantasan narkoba, Parapaga mengingatkan pentingnya peran media dalam menjaga situasi keamanan daerah. Ia berharap wartawan mengedepankan verifikasi, akurasi, dan keberimbangan dalam pemberitaan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap faktual dan edukatif.


Pemberitaan yang akurat juga dinilai penting untuk menangkal hoaks serta mencegah penyebaran informasi yang berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat.


Melalui pertemuan tersebut, Kapolres Toba berharap sinergi kepolisian, wartawan, LSM, dan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui kerja sama nyata dalam mengungkap peredaran narkoba, mencegah kejahatan, dan melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika.


Kegiatan itu turut dihadiri Kapolsek Balige AKP L. Siahaan, Kasat Intel AKP Heri Wibowo, Kasat Reskrim AKP D. Manalu, Kasat Binmas AKP R. Siagian, Kasi Propam AKP J. Siahaan, Kasat Narkoba Iptu Tri Purba, Kasat Lantas Iptu E. Sitinjak, Kasi Humas Ipda Khairudin, serta wartawan, LSM, dan masyarakat.**(Gb-boedi)