Notification

×

Iklan

Iklan

Razia Gabungan bersama Polres, Samsat Ungkap 40 Persen Kendaraan Dinas Pemkab Samosir Belum Lunasi Pajak

16 Okt 2026 | 21:10 WIB Last Updated 2026-10-16T14:10:01Z

Razia Gabungan bersama Polres Samosir di Simpang HKBP Bolon, Samsat Pangururan Ungkap ada 40 Persen Kendaraan Dinas Pemkab Samosir Belum Lunasi Pajak (16/10- fando)
GREENBERITA.com- Kepatuhan pembayaran pajak kendaraan dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menjadi sorotan. UPT Samsat Pangururan mengungkapkan, sebanyak 40 persen kendaraan dinas berpelat merah milik Pemkab Samosir belum membayar pajak hingga pelaksanaan Operasi Sadar Pajak di Simpang Gereja HKBP Bolon, Jumat (16/10/2026).


Kepala UPT Samsat Pangururan, Denni Meliala, menyampaikan bahwa tunggakan tersebut masih menjadi pekerjaan rumah di tengah upaya pemerintah meningkatkan kesadaran wajib pajak melalui operasi gabungan bersama Satuan Lalu Lintas Polres Samosir.


"Dari kendaraan dinas plat merah, sampai saat ini ada 40 persen kendaraan dinas Pemkab Samosir yang belum membayar pajak," ungkap Denni Meliala.


Operasi yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara melalui UPT Samsat Pangururan itu tidak hanya menyasar kepatuhan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong kedisiplinan dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor.


Denni mengatakan, pihaknya telah melakukan apel kendaraan dinas dan sosialisasi di setiap kecamatan. Namun, masih tingginya persentase kendaraan dinas Pemkab Samosir yang belum membayar pajak menunjukkan perlunya perhatian terhadap kepatuhan pembayaran pajak di lingkungan pemerintahan daerah.


"Kita menyadarkan masyarakat untuk membayar pajak, karena ada masyarakat yang lupa untuk membayar kewajiban bayar pajak, kita ingatkan dengan baik-baik," ujar Denni Meliala.


Untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, UPT Samsat Pangururan berencana melaksanakan enam kali razia gabungan Operasi Sadar Pajak hingga akhir 2026. Dalam operasi tersebut, petugas juga menyediakan layanan pembayaran pajak langsung di lokasi pemeriksaan agar masyarakat dapat menyelesaikan kewajibannya dengan lebih mudah.


Dari sisi penerimaan, Denni mengungkapkan bahwa hingga September 2026, UPT Samsat Pangururan baru mencapai 58 persen dari target yang ditetapkan. Ia menjelaskan, capaian tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama karena target penerimaan mengalami kenaikan.


"Sampai September, UPT Samsat Pangururan telah mencapai 58 persen dari target yang dicanangkan, memang lebih kecil dari bulan pada tahun yang sama karena target naik jadi ada penambahan dari sebelumnya," tegasnya.


Sementara itu, Kapolres Samosir AKBP Rina Tarigan mengajak masyarakat memenuhi kewajiban pembayaran pajak karena penerimaan tersebut digunakan untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.


"Kepada masyarakat kami harapkan dapat membayar kewajibannya, membayar pajak, karena dari uang pajak, ada pembangunan jalan, jembatan, lampu lampu jalan dan lain-lainnya, dari kita untuk kita," katanya.


Rina menyatakan Polres Samosir mendukung pelaksanaan razia gabungan melalui pengerahan personel dalam kegiatan rutin tersebut.


"Kita telah memberikan perbantuan personil untuk melakukan razia gabungan dan setiap tahun kita fasilitasi," jelas AKBP Rina.


Dalam kegiatan yang sama, Kapolres juga membagikan masker kepada pengendara untuk mengantisipasi dampak kabut asap yang menyelimuti Samosir. Ia menyebut kondisi udara yang tidak sehat menjadi alasan masyarakat perlu meningkatkan perlindungan diri.


"Ini merupakan salah satu bentuk pelayanan masyarakat karena situasi udara di Samosir dalam taraf tidak sehat karena kabut asap kiriman, sebagai simbol agar masyarakat mulai memakai masker untuk erlindungan diri karena karbon monoksida nya tinggi," ungkapnya.


Ia turut mengingatkan pentingnya penggunaan masker bagi anak-anak sekolah yang rentan mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) karena lebih banyak beraktivitas di luar ruangan.


"Anak-anak sangat rentan terkena ISPA karena mereka usia muda dan lebih lama bersosialisasi di luar ruangan sehingga kita harapkan disarankan memakai masker," pungkasnya.**(Gb-fando01)