Notification

×

Iklan

Iklan

Bantuan Pascabencana Sumut Mengalir ke 13.702 KPM, Tapteng Serap Anggaran Terbesar

2 Okt 2026 | 18:45 WIB Last Updated 2026-10-02T11:45:41Z

Temu Pers Dinas Sosial Pemprovsu difasilitasi Diskominfo Sumut yang di Kantor Gubernur Sumut di Medan, Jumat (2/10- fando/gb)
GREENBERITA.com- Sebanyak 13.702 keluarga penerima manfaat (KPM) di Sumatera Utara telah menerima bantuan pascabencana yang disalurkan Pemerintah Provinsi Sumut melalui Dinas Sosial. Bantuan tersebut mencakup hunian, jaminan hidup, dan stimulan ekonomi.


Kepala Dinas Sosial Sumut Ady Putra mengatakan penyaluran bantuan untuk sebagian besar kabupaten/kota telah hampir seluruhnya terealisasi.


“Sebagian besar kabupaten/kota sudah tuntas terealisasi,” kata Ady.


Hal itu disampaikannya dalam temu pers yang diselenggarakan Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (2/9/2026).


Untuk program bantuan hunian dan jaminan hidup, masing-masing dialokasikan Rp45,084 miliar. Sementara program stimulan ekonomi mendapat alokasi Rp75,14 miliar dengan realisasi mencapai Rp68,51 miliar.


Tapanuli Tengah menjadi daerah dengan alokasi terbesar. Bantuan hunian dan jaminan hidup dialokasikan Rp27,618 miliar untuk 9.206 KPM. Dari jumlah tersebut, telah terealisasi Rp27,201 miliar kepada 9.067 KPM atau sekitar 98,49 persen.


Sedangkan untuk stimulan ekonomi, Tapanuli Tengah memperoleh alokasi Rp46,03 miliar dengan realisasi Rp45,335 miliar.


Di Kabupaten Langkat, bantuan hunian dan jaminan hidup dialokasikan Rp3,88 miliar untuk 1.296 KPM. Hingga kini, Rp3,85 miliar telah terealisasi atau tersalurkan kepada 1.286 KPM. Untuk stimulan ekonomi, realisasi mencapai Rp6,43 miliar dari alokasi Rp6,48 miliar.


Sementara di Kota Sibolga, realisasi bantuan hunian dan jaminan hidup mencapai Rp1,08 miliar dari alokasi Rp1,10 miliar untuk 367 KPM. Program stimulan ekonomi juga telah menyalurkan Rp1,81 miliar dari alokasi Rp1,83 miliar.


Adapun di Kabupaten Tapanuli Utara, realisasi bantuan hunian dan jaminan hidup mencapai Rp1,08 miliar dari alokasi Rp1,30 miliar. Sebanyak 361 KPM telah menerima bantuan tersebut.


Untuk program stimulan ekonomi di Tapanuli Utara, realisasi mencapai Rp1,80 miliar dari alokasi Rp2,17 miliar bagi 361 KPM.**(Gb-fando01)