Notification

×

Iklan

Iklan

GM PLN UID Jaya Dituntut Lunasi Utang Rp10 Miliar, Kaki Tangannya Kasak Kusuk Minta Hapus Berita

10 Sep 2026 | 16:16 WIB Last Updated 2026-09-10T09:59:41Z




GREENBERITA.com-Jakarta || Kabar GM PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (Jaya) Moch. Andy Adchaminoerdin terjerat utang sebesar Rp10 Miliar pada sejumlah kontraktor sepertinya sudah menjadi rahasia umum.


Selain diketahui para pegawai PLN di lingkungan kerjanya dan di lingkungan PLN Pusat, kini terdengar jelas permintaan para kontraktor yang uangnya belum dikembalikan pejabat yang akrab disapa Andy Acha itu.


Apalagi janji barter proyek yang ditawarkan sang GM untuk membayar utangnya, ternyata banyak yang belum terealisasi.


"Belum dibayar semua utangnya, dan tidak merata proyek yang dijanjikan untuk bayar utang. Kami saja belum dapat," umpat salah seorang kontraktor di PLN kesal, Kamis (10/9/2026).


Kendati demikian, lanjut kontraktor yang minta namanya dirahasiakan itu, mereka memilih belum melaporkan kasus ini ke pimpinan PLN Pusat karena masih berharap itikad baik Andy Acha.


"Ya bingung, karena kita kan juga kerja nangani proyek di PLN Disjaya. Apalagi yang bersangkutan gak lama lagi masa dinasnya, sudah mau pensiun juga. Tapi kami tunggulah dulu itikad baik beliau," tandasnya.


Sementara itu, mencuatnya berita tentang utang GM PLN UID Jaya sebesar Rp10 Miliar di sejumlah media, ternyata membuat Andy Acha resah. Lewat kaki tangannya, yang bersangkutan mulai kasak kusuk.


Tujuannya jelas, yang bersangkutan meminta agar berita-berita itu dihapus alias di-takedown. Media juga ngaku ditawari sejumlah uang oleh kaki tangannya asal tujuannya tercapai. 


Seperti diketahui, di balik informasi ini beredar pula nama sejumlah vendor yang menjadi korban bernama Vivi pemilik pabrikan modem, Yanto dari Bandung, Bambang dan Afan, vendor yang biasa mengerjakan proyek perbaikan sipil.


Sebelumnya, GM.PLN UID Jaya Moch. Andy Adchaminoerdin yang dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp berkilah dengan jawaban membela diri.


"Walah walah ada ada saja ini berita miring gak jelas," kilahnya, Kamis (27/8/2026). (Ty)