Notification

×

Iklan

Iklan

Puskesmas Tuntungan Dikebut, Rico Waas Tekankan Mutu Pelayanan Tak Boleh Stagnan

24 Sep 2026 | 19:50 WIB Last Updated 2026-09-24T12:50:59Z

Walikota Medan Rico TPB Waas minta pembangunan Puskesmas Tuntungan di Jalan Bunga Melati, Kelurahan Kemenangan Tani, Medan agar selesai sesuai target sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Kamis (24/9- fando/gb)
GREENBERITA.com- Pembangunan Puskesmas Tuntungan di Jalan Bunga Melati, Kelurahan Kemenangan Tani, Medan, dikebut Pemerintah Kota Medan agar selesai sesuai target sekaligus mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.


Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan hal itu saat meninjau langsung progres pembangunan Puskesmas Tuntungan, Kamis (24/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai target.


Rico Waas meminta pembangunan tidak mengalami keterlambatan. Ia menargetkan pekerjaan awal berupa pembangunan pondasi dapat diselesaikan dalam tiga minggu.


“Harus tepat waktu. Pengerjaan awal pondasi dalam tiga minggu harus selesai,” tegas Rico Waas


Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan tidak cukup hanya menghasilkan gedung baru. Peningkatan fisik harus diikuti pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.


“Pelayanan puskesmas harus lebih bagus. Jangan sudah dibangun, tetapi pelayanan tidak meningkat,” Jelas Rico Waas


Dalam peninjauan itu, Rico mendengarkan penjelasan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan Jhon Ester Lase dan penanggung jawab pekerjaan. Turut hadir Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Surya Syahputra.


Pembangunan Puskesmas Tuntungan merupakan bagian dari program Pemko Medan membangun kembali tiga puskesmas serta merevitalisasi 28 fasilitas kesehatan. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat infrastruktur sekaligus meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.


Rico meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga kualitas pekerjaan sejak tahap awal hingga selesai. Menurutnya, pembangunan gedung merupakan bagian dari proses, sementara target akhirnya adalah menghadirkan fasilitas kesehatan yang benar-benar memberi manfaat bagi warga.


Sementara itu, Jhon Ester Lase menjelaskan Puskesmas Medan Tuntungan dibangun dua lantai karena keterbatasan lahan. Peningkatan struktur bangunan tersebut dilakukan untuk menambah kapasitas ruangan dan mengoptimalkan pelayanan medis.


"Rencana kita bangun dua lantai karena lahannya terbatas, jadi kita tingkatkan agar kapasitas ruangan bertambah. Kita targetkan minggu ketiga Desember sudah selesai. Bagaimanapun kondisinya, walau cuaca hujan nanti, kita tetap totalitas agar akhir tahun bisa kita selesaikan demi pelayanan masyarakat," ujar Jhon Ester Lase saat meninjau progres pembangunan.


Gedung baru tersebut nantinya dilengkapi sekitar 30 ruangan multifungsi, di antaranya Ruang Rawat Inap, Unit Gawat Darurat (UGD), Poliklinik, Laboratorium, dan Ruang Farmasi.


Jhon menyebut Puskesmas Medan Tuntungan merupakan satu dari tiga puskesmas di Kota Medan yang dibangun total dari nol, bersama Puskesmas Rengas Pulau di Marelan dan Puskesmas Glugur Darat di Medan Timur.


Ia mengakui pembangunan Puskesmas Tuntungan sempat mengalami kendala teknis dan proses tender ulang sehingga pengerjaannya sedikit lebih lambat dibandingkan proyek puskesmas lainnya.


"Puskesmas Tuntungan ini memang prosesnya agak lambat dibanding Rengas Pulau dan Glugur Darat karena kemarin sempat ada proses tender ulang. Namun saat ini pengerjaan terus dikejar. Kami optimis dan berkomitmen proyek ini wajib selesai tepat waktu di akhir tahun demi menjamin kenyamanan dan akses pelayanan kesehatan warga," pungkasnya.**(Gb-fando01)