Notification

×

Iklan

Iklan

Malam Minggu di Tengah Warga, Walikota Rico Waas Janji Benahi Jalan hingga Drainase Medan Tembung

9 Agu 2026 | 11:52 WIB Last Updated 2026-08-09T04:52:34Z

Dari Drainase Tua hingga Sampah, Warga Medan Tembung ‘Tagih’ Respons Walikota Medan Rico Waas (8/8- Ferndt/gb)
GREENBERITA.com- Persoalan infrastruktur dan pelayanan publik menjadi sorotan utama saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menemui langsung warga Medan Tembung dalam agenda Sapa Warga di Jalan Durung, Kelurahan Sidorejo, Sabtu (8/8/2026) malam.


Dalam pertemuan yang berlangsung santai dan terbuka itu, warga menyampaikan beragam persoalan di lingkungan masing-masing, mulai dari drainase, jalan, lampu penerangan, pengangkutan sampah, keamanan lingkungan, layanan administrasi kependudukan, hingga bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas.


Turut hadir Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdako Medan Citra Effendi Capah, Kepala Dinas SDABMBK Khairul Azmi, Kasatpol PP Muhammad Yunus, Kepala Dinas Perhubungan Irsan Idris Nasution, dan Camat Medan Tembung M. Idris.


Nova, warga Jalan Taduan Gang Buntu, mengeluhkan drainase yang dibangun sekitar 40 tahun lalu dan belum pernah diperbaiki. Kondisinya yang kecil membuat air meluap saat hujan hingga menggenangi permukiman.


Menanggapi keluhan tersebut, Rico Waas memastikan perbaikan drainase akan direalisasikan tahun ini.


Keluhan serupa disampaikan Benhard, warga Jalan Taduan. Ia meminta perhatian pemerintah terhadap pengaspalan jalan, lampu penerangan, drainase, sekaligus pengaktifan kembali poskamling.


Rico Waas kemudian meminta Camat Medan Tembung dan Kepala Dinas SDABMBK mengecek kondisi drainase dan jalan, sekaligus membenahi lampu penerangan di Jalan Taduan dan Jalan Taut.


Terkait persoalan lingkungan, Rico Waas mengingatkan masyarakat ikut menjaga kebersihan. Menurutnya, drainase yang tersumbat sampah dapat memicu luapan dan genangan.


Ia juga menargetkan poskamling kembali aktif dan mendorong penambahan anggaran tahun depan untuk membantu penyediaan peralatannya.


Sementara itu, Musa Simanjorang menyampaikan persoalan pelayanan administrasi kependudukan. Menjawab aspirasi tersebut, Rico Waas menjelaskan pengurusan KTP dan kartu keluarga kini sudah dapat dilakukan di kecamatan sehingga masyarakat tidak perlu bolak-balik ke Disdukcapil.


Gomgom Sinaga, warga Jalan Rela, turut meminta perhatian pemerintah terhadap jalan, drainase, lampu penerangan, serta bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas.


Rico Waas memastikan Jalan Rela dan Jalan Keruntung akan dikerjakan tahun ini, termasuk pengaspalan dan pelebaran. Sedangkan lampu jalan akan dibenahi. Untuk usulan bantuan sosial, Rico Waas meminta Dinas Sosial melakukan pengecekan.


Pada sektor kesehatan, Rico Waas mengingatkan masyarakat dapat menggunakan KTP untuk memperoleh layanan kesehatan sesuai program yang berlaku.


Ia juga menyampaikan Pemko Medan akan menggelar Gerakan Pangan Murah di 268 titik untuk menjaga keterjangkauan harga pangan dan mengantisipasi inflasi.


Persoalan lain disampaikan Niko Nadeak terkait penyempitan jalan di kawasan Sering akibat bangunan yang menjorok ke badan jalan serta drainase Gang Sado yang belum tersambung.


Rico Waas meminta Kepala Dinas SDABMBK dan lurah segera mengecek persoalan tersebut.


Clara, warga Gang Sado, kemudian menyampaikan kebutuhan tambahan ruang sekolah serta bantuan untuk gereja HKBP di Jalan Taduan.


Menanggapi hal itu, Rico Waas meminta pihak sekolah dan rumah ibadah yang membutuhkan bantuan mengajukan proposal untuk diproses sesuai ketentuan.


Masalah persampahan juga menjadi perhatian warga. H. Simanjuntak mengeluhkan drainase yang macet di Jalan Taut sekaligus keterbatasan armada pengangkut sampah.


Rico Waas memastikan armada pengangkut sampah akan ditambah hingga 30 truk. Ia juga meminta masyarakat ikut mengawasi pelayanan pengangkutan sampah di lapangan.


Di penghujung Sapa Warga, Rico Waas meminta camat, lurah, dan kepala lingkungan menjadi pengayom yang cepat merespons persoalan masyarakat.


Ia juga mengajak warga menyampaikan langsung setiap persoalan agar pemerintah dapat segera menindaklanjutinya.


“Camat, lurah, kepling harus cepat. Masalah apa pun cepat tanggap. Kalau ada masalah, laporkan. Masyarakat juga sampaikan secara langsung,” pesannya.


Rico Waas menegaskan Pemko Medan akan terus membuka diri terhadap aspirasi masyarakat dan memperbaiki hal-hal yang masih kurang bersama-sama.


Menurutnya, Sapa Warga menjadi ruang untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.


“Yang masih kurang, mari kita perbaiki bersama. Ini malam minggu yang hangat. Malam mingguan bersama warga Medan Tembung. Setiap aspirasi yang disampaikan, kita tindak lanjuti,” pungkasnya.**(Gb-ferndt01)