GREENBERITA.com- Pemerintah Kabupaten Toba mematangkan seluruh persiapan puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 melalui rapat pemantapan yang digelar di Lantai IV Kantor Bupati Toba, Jumat (31/7/2026). Puncak peringatan HAN akan berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba.
Pemkab Toba Tantang Anak Berkarya, Hadiah Besar Menanti di Hari Anak Nasional (31/7- ferndt/gb)
Rapat dihadiri langsung Ketua TP PKK Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya disiplin waktu selama pelaksanaan kegiatan serta memastikan kenyamanan seluruh peserta, khususnya anak-anak.
Kepala Dinas PMD PPA Toba Melati Silalahi menjelaskan, puncak peringatan HAN ke-42 Tahun 2026 mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" dengan subtema "Bangun Ketahanan Mental Anak, Generasi Tangguh, Berdaya, Berbudaya dan Berakhlak demi Mewujudkan Toba Mantap 2029."
Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan guna memperkuat upaya penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa.
"Tujuan khusus pelaksanaan adalah meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan, termasuk elemen masyarakat tentang hak anak untuk hidup, tumbuh kembang, partisipasi dan perlindungan. Kedua, mendorong semua pihak mendukung gerakan melawan kekerasan terhadap anak. Tiga, memperluas ruang partisipasi anak dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan anak," ucap Melati.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap tidak ada lagi kekerasan terhadap anak, khususnya di Kabupaten Toba.
Puncak peringatan HAN ke-42 juga akan diramaikan berbagai perlombaan dengan total hadiah puluhan juta rupiah. Di antaranya lomba cerdas cermat tingkat SMP dan lomba pidato berbahasa Inggris tingkat SMA/SMK yang akan digelar pada Senin, 3 Agustus 2026. Selanjutnya lomba melukis tingkat SD akan berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026, serta lomba vlog yang terbuka bagi seluruh anak di Kabupaten Toba.
Untuk lomba vlog, peserta diwajibkan mengangkat tema edukasi perlindungan anak, seperti gerakan anti-bullying, stop kekerasan terhadap anak, dan tema perlindungan anak lainnya. Peserta merupakan pelajar di Kabupaten Toba dengan usia maksimal 18 tahun serta wajib menyertakan identitas pelajar sebagai bukti.
Video dan voice over harus merupakan karya orisinal, bukan hasil kecerdasan buatan (AI), dengan konsep bebas, mulai dari monolog, dokumenter, cinematic hingga bentuk kreatif lainnya.
"Untuk lokasi pengambilan video bebas. Bisa di sekolah, di rumah, tempat bermain atau berlatar belakang pemandangan Danau Toba, tergantung kreativitas masing-masing. Dan lomba ini juga boleh diikuti secara perorangan (sendiri) maupun berkelompok," katanya.
Hasil karya vlog wajib diunggah ke akun Facebook atau Instagram pribadi dengan mencantumkan nama dan asal sekolah serta mention @effendinapitupulu, @pemkabtoba, @dinaspmdppakabupatentoba dan tiga teman lainnya. Peserta juga diminta menyertakan tagar #HariAnakNasional2026, #AnakIndonesia dan #LombaVlogHariAnakToba2026.
Selain diunggah ke media sosial, peserta wajib mengirimkan file video asli beserta identitas pelajar melalui WhatsApp ke nomor 0851-7801-0906.
"Ingat, batas akhir pengiriman hingga tanggal 2 Agustus 2026. Para pemenang akan diumumkan pada acara puncak perayaan Hari Anak Nasional, 4 Agustus 2026 di pendopo rumah dinas Bupati Toba," ujar Melati.
Turut hadir dalam rapat tersebut Staf Ahli Bupati Toba Sahat M. Manullang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (PMD PPA) Toba Melati Silalahi, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Toba Hendra Butarbutar, Sekretaris Dinas Kominfo Viktor Napitupulu, Camat Balige Partogi Tambunan, Camat Sigumpar Robinson Siagian, serta perwakilan OPD dan kecamatan.**(Gb-ferndt)















