GREENBERITA.com- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan bantuan sosial berupa perlengkapan sekolah dan bahan kebutuhan pokok kepada Panti Asuhan Alwashliyah Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Selasa (7/7/2026).
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak panti menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
Bantuan diserahkan langsung Ketua DWP Provinsi Sumut, Evi Novida Ginting, kepada Ketua Yayasan Amal/Sosial Alwashliyah Tanjungpura, Muhammad Syah Batubara.
Evi mengatakan, bantuan tersebut berasal dari infak yang dikumpulkan melalui kegiatan pengajian DWP Provinsi Sumut, serta dana sosial yang dikelola organisasi.
"Ini adalah bantuan sosial kedua yang diberikan DWP. Sebelumnya kegiatan serupa juga sudah dilaksanakan di Kota Tebingtinggi. Bantuan ini diberikan mengingat sebentar lagi memasuki tahun ajaran baru bagi anak-anak sekolah dan semoga bermanfaat," ujar Evi.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen DWP Provinsi Sumut dalam mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
"Kami meyakini bahwa sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas akan memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi sesama," ucapnya.
Pada kesempatan itu, Evi juga memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan agar terus semangat belajar, rajin beribadah, serta tidak pernah berhenti mengejar cita-cita. Ia meyakini setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik dan menjadi pribadi yang sukses, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Pimpinan Panti Asuhan Alwashliyah Tanjungpura, Muhammad Syah Batubara, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan DWP Provinsi Sumut bersama DWP Kabupaten Langkat.
Ia menjelaskan, Panti Asuhan Alwashliyah Tanjungpura telah berdiri sejak 26 Mei 1985 dan saat ini membina 32 anak yang terdiri atas anak yatim, piatu, yatim piatu, serta fakir miskin dengan jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, hingga SMA.
"Jumlah anak-anak di sini ada 32 orang, terdiri dari anak yatim, piatu, yatim piatu, dan fakir miskin. Jenjang sekolahnya SD, SMP, dan SMA. Bagi kami, bantuan ini sangat berharga dan bermanfaat," katanya.**(Gb-ferndt01)
















