Notification

×

Iklan

Iklan

Pasien RS Tafaeri Melonjak 1.000 Persen, Program Gubernur Sumut Mulai Ubah Layanan Kesehatan Nias

10 Apr 2026 | 20:09 WIB Last Updated 2026-04-10T13:09:05Z

Wagubsu Surya terima kunjungan kerja Tim Fakultas Kedokteran USU di Kantor Gubsu, Medan, Jumat (10/4- dokdiskominfoSU/gb)

GREENBERITA.com–Program peningkatan layanan kesehatan yang diinisiasi Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mulai menunjukkan hasil nyata di Kepulauan Nias. 


Rumah Sakit Tafaeri di Kabupaten Nias Utara kini mengalami lonjakan jumlah pasien hingga lebih dari 1.000 persen dalam setahun terakhir, seiring hadirnya dokter spesialis dan penguatan fasilitas layanan.


Meningkatnya kualitas layanan kesehatan di Rumah Sakit (RS) Tafaeri seiring dengan pemenuhan tenaga dokter spesialis dan penguatan fasilitas pendukung.

Pada awal Maret lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut bekerja sama dengan RS Universitas Sumatera Utara (USU) menjalankan program pengabdian dokter spesialis di RS Tafaeri. 


Dalam program tersebut, RS USU menempatkan sejumlah dokter spesialis, mulai dari penyakit dalam, anestesi, obstetri dan ginekologi, hingga patologi klinik, yang bertugas sejak Maret tahun lalu.


Dampaknya, jumlah pasien RS Tafaeri yang sebelumnya hanya berkisar 30–40 orang per bulan, meningkat tajam hingga lebih dari 1.000% dalam satu tahun terakhir.


“Ini kita lakukan untuk percepatan mewujudkan visi dan misi kami terkait layanan kesehatan. Kami sangat berharap Kepulauan Nias mendapatkan akses layanan kesehatan yang sama dengan daerah-daerah lainnya,” kata Wakil Gubernur Sumut Surya saat menerima audiensi jajaran Universitas Sumatera Utara (USU) dan RS USU di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (10/4/2026).


Selain penempatan dokter spesialis, program ini juga diperkuat dengan pemberian beasiswa kepada putra daerah Nias untuk menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Saat ini, terdapat tujuh putra daerah Nias yang tengah menjalani pendidikan PPDS di USU dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dokter spesialis di wilayah tersebut.


“Harapan kami mereka-mereka ini nantinya terus berkomitmen mengabdi ke daerahnya, mengisi kekosongan kebutuhan dokter spesialis di Nias, jangan malah setelah lulus malah tidak mau tugas di sana,” ujar Surya.


Direktur Utama RS USU dr Inke Nadia Diniyati Lubis menyampaikan bahwa fasilitas RS Tafaeri di Kabupaten Nias Utara sebenarnya cukup memadai, namun selama ini terkendala pada ketersediaan sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis. Bahkan, menurutnya, ruang operasi rumah sakit tersebut tidak kalah dengan rumah sakit terkemuka di Medan.


“Ruang operasinya malah lebih bagus dibanding RS di Medan. Sayangnya selama ini kekurangan dokter spesialis. Saat kami melaksanakan program pengabdian, pasien di sana meningkat,” kata Inke.**(Gb-ferndt01)