Notification

×

Iklan

Iklan

Polres Samosir Matangkan Operasi Keselamatan Toba 2026, Lalu Lintas Jadi Perhatian Serius

2 Feb 2026 | 17:21 WIB Last Updated 2026-02-02T10:21:39Z

Polres Samosir Matangkan Operasi Keselamatan Toba 2026, Libatkan Lintas Sektor Jelang Idulfitri (dokhumasPolresKS/GB)

GREENBERITA.com–Polres Samosir mematangkan kesiapan pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 dengan menggelar Apel Gelar Pasukan sebagai langkah awal memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Samosir.


Apel Gelar Pasukan Kesiapan Akhir Operasi Keselamatan Toba 2026 tersebut digelar Senin (2/2/2026) pagi, mulai pukul 07.00 WIB di Lapangan Mako Polres Samosir. 


Kegiatan dipimpin Wakapolres Samosir, Kompol Briston AM. Napitupulu, serta diikuti personel gabungan dari Polres Samosir, TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi terkait lainnya sebagai bentuk sinergi lintas sektor.


Sejumlah pejabat instansi terkait turut hadir, di antaranya perwakilan Dandim 0210/TU yakni Danramil 03 Pangururan Kapten Kav Edianto Simangunsong, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir dr. Dina Hutapea, Kabid Trantib Satpol PP Ronalpen Silalahi, S.IP, Kalaksa BPBD Samosir Sarimpol Simanihuruk, serta Kabid Dikpora Samosir Hendra Manurung.


Peserta apel terdiri dari satu pleton PJU Polres Samosir, perwakilan penyematan pita tanda operasi, satu pleton personel Koramil Kabupaten Samosir, satu pleton Sat Samapta Polres Samosir, satu pleton Sat Lantas, satu pleton gabungan staf dan Polsek, satu pleton gabungan Sat Intelkam dan Sat Reskrim, satu pleton Satpol PP Kabupaten Samosir, serta satu pleton Dishub Samosir.


Rangkaian apel diawali dengan laporan Perwira Upacara kepada Pimpinan Apel, penghormatan pasukan, pemeriksaan pasukan, penyampaian amanat, doa, hingga laporan akhir Komandan Apel dan foto bersama.


Wakapolres Samosir yang membacakan amanat Kapolda Sumatera Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polda Sumut dan jajaran serta instansi terkait atas partisipasi dan kesiapan dalam mendukung Operasi Keselamatan Toba 2026.


"Bahwa keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas merupakan kebutuhan mutlak masyarakat. Namun, tingkat kepatuhan berlalu lintas masih memerlukan perhatian serius, terlebih dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026," ujar Kompol Briston AM. Napitupulu membacakan pesan Kapolda Sumut.


Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa penyelenggaraan keselamatan jalan harus dilaksanakan secara terpadu melalui lima pilar Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK), yakni manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan, serta penanganan korban pascakecelakaan.

Berdasarkan data Ditlantas Polda Sumut, kinerja penegakan hukum lalu lintas sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. 


Jumlah pelanggaran lalu lintas menurun signifikan dibandingkan 2024, termasuk penurunan pelanggaran tilang sebesar 46,2 persen. Angka kecelakaan lalu lintas juga menurun, termasuk korban meninggal dunia yang turun sebesar 10,4 persen.


Operasi Keselamatan Toba 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan sasaran pengguna jalan, kendaraan angkutan umum dan pribadi, titik rawan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kapolda Sumut juga menekankan agar seluruh personel mengedepankan kegiatan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat, menjaga profesionalisme dengan mengutamakan sikap 3S (senyum, sapa, salam), serta menghindari segala bentuk pelanggaran kode etik dalam pelaksanaan tugas.**(gb-ferndt01)