![]() |
| Bupati dan Wabup Toba Umumkan Gaji ASN Cair Awal Januari di Tengah Syukuran Tahun Baru 2026 (09/1- photo hyg/gb) |
GREENBERITA.com–Kabar pencairan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Toba pada awal Januari 2026 menjadi sorotan dalam acara Syukuran Tahun Baru 2026 yang digelar di rumah dinas Bupati Toba, Jumat (09/01/2026).
Acara tersebut berlangsung dalam suasana penuh suka cita dan kekeluargaan.
Syukuran Tahun Baru itu diwarnai khotbah bernas dari Pdt. Marganti Lubis yang mengajak jajaran Pemkab Toba dan seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur dalam segala keadaan.
"Bagaimana sekalipun persoalan yang terjadi,kita diajar Tuhan untuk tetap bersyukur", ajak Pdt. Marganti Lubis.
Suka cita para ASN semakin bertambah ketika Bupati Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu mengumumkan bahwa gaji ASN Pemkab Toba akan segera diterima pada awal Januari 2026.
"Saya diberitahu pak Sekda kalau di facebook ada beberapa akun yang meminta supaya gaji ASN Toba segera dicairkan. Memang sering terjadi di setiap awal Tahun Baru, ASN di Toba baru terima gaji dua atau tiga bulan setiap awal tahun, sekarang tidak demikian lagi dan segera cair, " ucap Bupati Effendi Napitupulu dan disambut tepuk suka cita para ASN.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Toba juga mengajak seluruh ASN untuk tetap kompak dan bergandengan tangan dengan masyarakat guna meningkatkan suasana kondusif yang telah terjaga sepanjang tahun 2025.
Menanggapi kondisi banjir yang terjadi di Kota Balige pada Kamis (08/01/2026), Bupati Effendi Napitupulu menyebutkan adanya dua faktor utama penyebab banjir.
"Pertama terjadi penyumbatan sampah dan kedua ada warga yang mendirikan bangunan dengan melanggar aturan. Tentang sampah, itu sudah saya tugaskan staf untuk membersihkannya. Mengenai adanya bangunan melanggar peraturan, Pemkab Toba akan bersikap tegas untuk membongkarnya, " tegas Effendi Napitupulu.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (Forkala) Toba, Vespasianus Panjaitan, mengimbau masyarakat Toba untuk terus menjunjung tinggi budaya dan martabat, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam keluarga.
"Terlebih kepada anak kita masing-masing,masing di rumah, khususnya di perantauan supaya nilai-nilai budaya dan martabat penting dilestarikan. Jangan lupa untuk mengajari anak-anak kita untuk berbahasa Batak. Sekalipun mereka yang berdomisili diperantauan, jika tidak tetap diajarkan berbahasa Batak, kita khawatir 10 sampai 20 tahun lagi budaya dan bahasa Batak semakin terkikis", ujar Vespasianus.
Forkala Toba juga menyambut positif keharmonisan yang terjalin antara Pemkab Toba dan Polres Toba, khususnya terkait penabalan Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga menjadi marga Napitupulu dan diangkat sebagai adik Bupati Toba.
"Kami dari Forkala menyambut baik atas hubungan sinerjitas antara Pemkab Toba dan Polres Toba secara kompak dalam menjalankan pembangunan pemerintahan dan ketertiban masyarakat", ujar Vespasianus Panjaitan yang juga mantan Ketua Fraksi Golkar DPRD Toba tersebut.**(gb-htg12)











