Notification

×

Iklan

Iklan

Energi Hijau Segera Hadir di Aceh Tengah tahun 2024, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM dan Direksi PLN Tinjau Lapangan

24 Apr 2024 | 23:47 WIB Last Updated 2024-04-24T17:14:48Z

 


Site visit pihak Kementerian ESDM bersama Direksi PLN ke PLTA Peusangan, Aceh Tengah/foto : ist

GREENBERITA.com-Aceh Tengah || Untuk memastikan progress pembangunan mega proyek PLTA Peusangan berkapasitas 88 MW di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, pihak Kementerian ESDM bersama Direksi PT PLN (Persero), melakukan kunjungan lapangan (site visit), Selasa, 23 April 2024.

Tampak hadir dalam kunjungan tersebut diantaranya Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman Hutajulu, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Priharto Dwinugroho, Direktur Manajemen Proyek dan EBT PT PLN (Persero), Wiluyo Kusdwiharto, Executive Vice President MKS PT PLN (Persero), Weddy Bernadi Sudirman, General Manager PT PLN (Persero) UIP SBU, Hening Kyat Pamungkas, General Manager PT PLN (Persero) UID Aceh Mundhakir, General Manager PT PLN (Persero) UIP3BS yang diwakili MSB Operasi Sistem, Indrayadi, Vice President Adkon dan Kinerja MKS PT PLN (Persero), Agil Darmawan serta Tim dari DIV SHB.

Pantauan di lapangan, kegiatan itu fokus di area No. 1 Diversion Weir dan No. 1 Powerhouse yang dipimpin langsung Manager UPP SBU 2 Nove Adriyanto. Pada kesempatan itu, Nove turut menjelaskan bahwa overview progress pekerjaan PLTA Peusangan dan detail lokasi yang menjadi objek.

Dalam sambutannya, GM UIP SBU Hening Kyat Pamungkas mengatakan, kehadiran Dirjen Gatrik dan Dir MPRO beserta rombongan, diyakini dapat memberi support dan semangat untuk PLTA Peusangan dapat COD tahun 2024. 

“Sehingga nantinya produk dari proyek ini mampu memberi dampak positif bagi masyarakat di Aceh Tengah khususnya,” harapnya.

Sedangkan Direktur MPRO Wiluyo Kusdwiharto di momen itu mengucapkan terima kasih kepada Dirjen Gatrik beserta rombongan atas kunjungan perdananya ke proyek PLTA Peusangan dan semoga kunjungan berikutnya tahun ini adalah dalam rangka COD PLTA Peusangan. 

“Proyek PLTA Peusangan memang merupakan proyek legendaris, perlu adanya kolaborasi antara PLN UIP SBU dengan UID Aceh dalam menyelesaikan kendala sosial yang ada. Dan dengan support dari Dirjen Gatrik semoga Unit 1 dapat COD tahun ini dan disusul Unit 2 di tahun depan,” ucapnya optimis.

Sementara, Dirjen Gatrik Jisman Hutajulu berharap COD PLTA Peusangan tidak akan mundur dari target, agar segera dapat berdampak bagi negara dalam upaya mendukung Dekarbonisasi dan Net Zero Emmision. 

“Kami berkomitmen untuk mendukung ataupun memfasilitasi koordinasi antar Kementerian bila diperlukan agar PLTA Peusangan dapat segera dinikmati manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (Aa)