Notification

×

Iklan

Iklan

Renungan Tengah Minggu, Pdt Anna CH Pangaribuan: Bagaimana Memelihara Keluarga Kristen?

16 Jun 2023 | 16:47 WIB Last Updated 2023-06-16T09:47:33Z

Oleh Pdt. Dr. Anna Ch Vera Pangaribuan


Bagaimana Melihara Keluarga Kristen? 

(Efesus 4:2, " Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar, tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu"). 


Saudara-saudari yang dikasihi dalam Kristus Yesus?


Memelihara keluarga Kristen dilaksanakan secara terus menerus. Ibarat suatu tanaman itu perlu dipelihara dengan baik, bila tidak dipelihara dengan baik maka yang terjadi kerusakan bahkan yang terburuknya adalah tanaman itu mati. Oleh karena itu, memelihara keluarga Kristen menjadi perhatian yang serius bagi orang percaya. 

Ini terbukti dalam teks Efesus 4:2 yang begitu menekankan untuk kehidupan orang Kristen menghidupinya yakni rendah hati, lemah lembut, sabar dan kasih. Teks ini menunjukkan suatu kekayaan  orang Kristen di dalam Tuhan. 


Mengapa? 

Hal ini mengingatkan orang Kristen di Efesus yang sedang menghadapi tantangan zaman pada saat itu dimana kota Efesus adalah kota pelabuhan yang penting dan kota indah ada hidup  di dalam Tuhan, menerima berkat rohani yang berdampak kepada kehidupan jasmani.Sekaligus tanggungjawab orang percaya di dalam Kristus yang telah melayak kan hidup di dalam kesatuan, kesucian, keharmonisan dan kemenangan melawan kuasa jahat.


Saudara terkasih dalam Yesus Kristus.,

Ada empat sifat yang hendak nampak bagi kehidupan keluarga Kristen yakni :

1. Rendah hati

Sifat rendah hati ini bukti nyata manusia baru yang mempraktekkan karakter Kristus. Dalam buku Theological Dictionary of the New Testament tentang kerendahan hati mengandung makna kerendahan hati di hadapan manusia dan lebih peduli kesejahteraan orang lain daripada diri sendiri. Dengan kata lain orang yang tidak egoistis. 

Sebagai contoh dimana Yesus menunjukkan perilaku yang rendah hati di hadapan para muridNya dengan mencuci kaki para muridNya. Dengan demikian Yesus telah memberi teladan bagi orang percaya. TeladanNya ini diberikan kepada orang percaya.

Dengan kerendahan hati berarti sudah terbebas dari keinginan untuk membanggakan diri. Segala sesuatu yang ada pada diri setiap orang datangnya dari Allah, dengan inilah manusia dapat lebih ingin melakukan kebaikan kepada orang lain dan menyelesaikan masalah lebih mudah.


2. Lemah lembut


Sifat lemah lembut sangatlah terpuji.Salah satu buah Roh adalah lemah lembut ( Galatia 5:23). Itu berarti orang yang dipenuhi Roh Tuhan, dialah yang berbuahkan kelemah lembutan. Kelemah lembutan akan mengalahkan kekerasan manusia di tengah kehidupan ini. 

Demikian juga memiliki makna teologisnya ialah sikap sederhana, ketaatan penuh kepada Pencipta. Sebagaimana yang telah dilakukan oleh Yesus, tepatnya ketika Yesus mengatakan : "Bapa Ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan." Dengan kelembutan suara Yesus ini menggambarkan penuh belas kasih dan pengampun. Demikian juga orang beriman dapat menunjukkan kelemah lembutan tersebut.


3. Sabar


Ada ungkapan mengatakan bahwa orang sabar dikasihi Tuhan. Kesabaran itu memang sangat dibutuhkan dalam rumahtangga.Sabar menanti jawaban doa, sabar menghadapi segala sesuatu yang terjadi, misal : sakit, gagal usaha, belum memiliki keturunan. 

Dengan kesabaran seseorang itu maka dapat menyelesaikan masalah. Tidak terpancing dengan marah-marah, sedih, kesendirian. Kesabaran menunjukkan suatu daya tahan yang lama di hadapan amukan oposisi dan amarah dari orang lain.Daya tahan yang lama dalam bahasa Inggris sabar disebut longsuffering. Dengan kesabaran maka akan mendapat kedamaian dan berkat.


4. Kasih


Kasih yang dimaksud disini kasih Kristus. Kasih Kristus yang mengajarkan agar saling mengasihi ( Mat 22:39," Kasihi Lah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri").

Kasih bukan hanya di hati melainkan berhubungan dengan aksi atau tindakan nyata. Bukankah dewasa ini banyak orang yang pandai berkata-kata, memberi nasehat kepada sesama tetapi untuk tindakan nyata amat sulit. Banyak juga menuntut orang lain supaya berbuat baik sementara dia tidak mau berbuat.


Saudara yang terkasih dalam Yesus Kristus.,


Marilah kita memelihara keluarga kita dengan sikap rendah hati, lemah lembut, sabar dan kasih. Empat point ini sangat penting dipraktekkan masing- masing anggota keluarga agar keluarga itu dapat disebut sehat. Ada keseimbangan satu dengan yang lain. Berlomba-lomba melakukan kebaikan dalam keluarga sehingga keluarga Kristen menjadi idaman bagi semua orang. Amin..


(Penulis saat ini melayani sebagai pendeta resort di HKBP Kramat Jati Jakarta)