Notification

×

Iklan

Iklan

KMDT Tanam Pohon dan Tabur Ikan, Bupati Samosir: Ini Gerakan Kebaikan Untuk Rakyat

16 Sep 2022 | 16:32 WIB Last Updated 2022-09-16T13:50:59Z
Bupati Samosir Vandiko Gultom melakukan penyebaran benih ikan di Pelabuhan Hotspring Pangururan, (16/9/2022)

GREENBERITA.com- Pasca bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan perbukitan Danau Toba di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara pada Agustus lalu, Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) melakukan gerakan kebaikan untuk melakukan penanaman pohon dan penaburan benih ikan di Kabupaten Samosir pada Jumat, (16/9/2022). 


Kegiatan dimulai dari penaburan 100.000 benih ikan di Pelabuhan Hotspring Pangururan dan dilanjutkan dengan penanaman 1000 pohon di perkampungan Siraja Batak Sigulati, Kecamatan Sianjurmula, Kabupaten Samosir, Jumat, (16/9/2022). 

Pada sambutannya, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyambut baik gerakan kepedulian KMDT terhadap lingkungan khususnya di Kabupaten Samosir.. 

"Ini adalah sebuah gerakan kebaikan untuk lingkungan Samosir sehingga memberikan kebaikan juga untuk rakyat Samosir untuk terus melakukan perbaikan dan menjaga lingkungan," ujar Vandiko Gultom. 

Bupati Samosir Vandiko Gultom memberikan ulos kepada Direktur Obvit Polda Sumut, Kombes Oka Putra, (16/9/2022)

Dirinya mewakili rakyat Samosir menyampaikan terimakasih kepada KMDT untuk penyelamatan ekosistem. 

"Semoga ini memberikan contoh kepada masyarakat untuk melestarikan Danau Toba dan hutannya pasca terjadinya kebakaran massif beberapa waktu yang lalu," tegas Vandiko Gultom. 

Tercatat ada 1000 pohon Makadonia, Mangga dan Alpokat yang ditanami disekitar Perkampungan Siraja Batak Sigulati. 

Sementara itu Ketua Umum KMDT St Edison Manurung, SH, MM menyampaikan kegiatan penaburan benih ikan dan penanaman pohon ini tidak hanya seremonial. 

"Saya mengundang seluruh stakeholder berpartisipasi dalam perawatan bibit pohon yang ditanam ini sehingga dapat tumbuh menggantikan pepohonan yang terbakar beberapa waktu yang lalu," ujar Edison Manurung. 

Dirinya juga secara tegas menantang terjadinya illegal loging dan Galian C di Kabupaten Samosir yang merusak lingkungan. 

"Tidak ada Illegal loging dan galian C disekitar Danau Toba khusus nya Samosir untuk kebaikan lingkungan dan masyarakat nya," ujar Edison Manurung. 

"Kami harapkan kegiatan ini dapat mengembalikan kondisi lahan perbukitan yang telah habis terbakar, sehingga menggerakkan Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) menggagas gerakan penghijauan kembali dengan mengajak berbagai komponen agar dapat bersama-sama melakukan penghijauan,” pungkas Edison Manurung. 

Hadir pada kegiatan tersebut Perwakilan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nikolas Putra, S.Hut, MT dan Kabid Dinas Kehutanan Sumatera Utara Ros dan
Kepala KPH XIII Dolok Sanggul Bernad Purba, Direktur Obvit Polda Sumut Kombes Oka Putra, Dandim Taput Letkol Hari Sandra, Ketua DPRD Sibolga Jamil Zebua, Kadis Lingkungan Hidup Samosir Edison Pasaribu, Kadis Ketapang dan Pertanian Dr Tiur Gultom. 

Bupati Samosir Vandiko Gultom juga memberikan ulos kepada Dewan Pakar KMDT dan Guru Besar UI, Prof Edi Selamet dan istri (16/9/2022)

Bupati Samosir Vandiko Gultom juga memberikan apresiasi penghargaan dalam bentuk ulos kepada Prof Edi Selamet dan istri serta Kombes Oka Putra atas kecintaannya kepada lingkungan Danau Toba. 


Secara khusus Edison Manurung yang didampingi Sekjen KMDT Prof Sihol Situngkir, Wakil Ketua Dewan Pakar Prof Edi Selamet, meminta jajaran KMDT, utamanya di wilayah Sumatera Utara dapat bergabung membantu program penghijauan tersebut. 

“KMDT terus berjuang dan berada di garda terdepan dalam mendukung program-program pemerintah, utamanya di Danau Toba. Kami juga terus menggalang dukungan dari berbagai pihak sehingga secara bersama-sama membangun Danau Toba,” pinta Edison Manurung. 



(Gb-ferndt01)