PLN UIP Sumbagut Kembali Terima SHGB dari Kantah Aceh Tengah -->

VIDEO

PLN UIP Sumbagut Kembali Terima SHGB dari Kantah Aceh Tengah

Kamis, 07 Juli 2022



Kepala Kantor Pertanahan Aceh Tengah, Husaini, SH, MH menyerahkan 9 SHGN kepada GM PLN UIP Sumbagut Octavianus Duha yang diwakili MSB Pertanahan dan Aset, Andi Rizki/foto : ist


GREENBERITA.com-Medan || Kolaborasi PLN dengan Kementerian ATR/BPN dalam mengamankan aset negara terus membuahkan hasil. Melalui Kantah Aceh Tengah, kini PLN UIP Sumbagut kembali menerima Sertpikat Hak Guna Bangunan (SHGB) PLTA Peusangan dan T/L 150  kV Takengon-Blangkejeren. 


Penyerahan SHGB yang berlangsung pada Kamis siang, 30 Juni 2022 lalu di Lantai III Rooftop, kantor PLN UIP Sumbagut, Jl. Dr Cipto No 12, Medan Polonia, dilakukan Kepala Kantor Pertanahan Aceh Tengah, Husaini, SH, MH kepada GM PLN UIP Sumbagut Octavianus Duha yang diwakili MSB Pertanahan dan Aset, Andi Rizki.

Turut mendampingi dari pihak Kantah Aceh Tengah Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Hardi Yuliandi, SH, Kepala Subbagian Tata Usaha Amrizal, SE, Plt Kepala seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Muhammad Saleh, SH dan Petugas Ukur Isyadhy satya Nugraha, AP. Sedangkan dari pihak PLN UIP Sumbagut 

AMN Sertipikasi Arno dan Manager bagian Perijinan dan umum UPP. SBU 2 Rizka Afri Kiniko. 


Pada kesempatan itu, Kakantah Aceh Tengah, Husaini, SH, MH menjelaskan, penyerahan 9 SHGB ini merupakan lanjutan dari yang sudah diterima oleh PLN sebelumnya pada semester 1 dan 2 tahun 2021. Di tahun lalu, untuk PLTA Peusangan Kantah Aceh Tengah telah menyerahkan 21 SHGB dan untuk T/L 150 kV Takengon-Blangkejeren telah diserahkan 54 SHGB.


"Artinya, saat ini tersisa 40 SHGB lagi untuk kita selesaikan di semester 2 nantinya. Sehingga asset PLN di aceh tengah mencapai 100% segera terwujud," ucapnya. 


Sementara, di tempat terpisah, GM PLN UIP Sumbagut Octavianus Duha kembali  mengapresiasi Kantah Aceh Tengah yang mengaplikasikan kolaborasi PLN-Kementerian ATR/BPN. 


"Dengan selesainya 9 SHGB ini, kami semakin yakin target PLN untuk mengamankan 100 persen aset pada 2023 mendatang akan terwujud," ujarnya. (Aa)

Loading...