Festival Tuak Sipinggan Dibatalkan, Ini Penjelasan Kapolres Samosir -->

VIDEO

Festival Tuak Sipinggan Dibatalkan, Ini Penjelasan Kapolres Samosir

angga sagala
Minggu, 06 Juni 2021


SAMOSIR, 
GREENBERITA.com- Festival Tuak Danau Toba yang sedianya berlangsung pada Jumat dan Sabtu, 4-5 Juni 2021 di Pantai Sipinggan Kecamatan Nainggolan, resmi dibatalkan.


Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH ketika dikonfirmasi Greenberita disela pembatalan kegiatan Festival yang akan memberikan edukasi tentang tuak sebagai minuman kearifan lokal masyarakat Batak secara luas.
"Benar, acara ini terpaksa kami tunda dan batalkan karena tidak mendapat ijin dari kami Ketua Satgas Covid-19 Samosir yaitu Bupati Samosir dan Wakil Ketua yaitu Kapolres dan Kajari sebagai forkopimda Samosir," jelas AKBP Josua Tampubolon.
Menurutnya, adapun rekomendasi yang didapatkan panitia Festival Tuak Danau Toba dari Pemkab Samosir bukan sebuah ijin untuk menyelenggarakan kegiatan ini.
"Sebuah rekomendasi itu berbeda dengan ijin dan harusnya sebuah kegiatan seperti ini harus ada ijin dari kepolisian," tambahnya.
Penundaan kegiatan ini juga merupakan salah satu cara membatasi penularan Covid-19 di Samosir yang saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.
"Ini juga kami lakukan untuk mengurangi penularan Covid-19 di Samosir yang saat ini sudah 58 terkonfirmasi positif dan 2 orang meninggal dunia dalam sepekan," jelas AKBP Josua Tampubolon.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Festival Tuak Danau Toba Septian Nainggolan menyatakan menerima penundaan dan pembatalan kegiatan ini.
"Sebagai warga negara yang baik, kami menerima penundaan ini dan telah kami lakukan," ujarnya.
Septian Nainggolan menyatakan kecewa dengan sempat nya keluar surat rekomendasi penyelenggaraan kegiatan festival tuak sehingga panitia melakukan segala persiapan yang telah merugikan baik materil maupun moril dari para pemuda Naposo Nainggolan sebagai penyelenggara.
"Akibat rekomendasi itu, kami sangat dirugikan karena selama 3 bulan persiapan kegiatan sampai pembatalan pada hari-H itu sangat merugikan panitia baik moril maupun materil," terangnya.
Panitia berharap Pemkab Samosir dapat melakukan ganti rugi atas kerugian materil dan moril panitia serta kerugian para pedagang yang telah menyajikan dagangannya di lokasi dan juga perjalanan para paragat yang datang dari seluruh kawasan Danau Toba.

Saksikan video selengkapnya :



Loading...