Istri, Anak, Keponakan dan Mertua Hilang Akibat Longsor PLTA Batang Toru Tapsel -->

VIDEO

Istri, Anak, Keponakan dan Mertua Hilang Akibat Longsor PLTA Batang Toru Tapsel

Radio samoir Green
Sabtu, 01 Mei 2021

Markus suami Elmawati (alm) salah seorang keluarga korban longsor PLTA Batang Toru Tapsel yang di temukan tewas 
GREENBERITA.com -  Markus salah seorang keluarga korban longsor PLTA Batang Toru Tapsel masih sulit melupakan pesan terakhir istrinya yang menjadi korban tanah longsor

"Bang pulanglah, anak-anak rindu, nanti kita tak jumpa," kata Markus menirukan ucapan almarhumah istrinya Elmawati, rilis antara.com Sabtu (1/5)


Kata itulah yang di  ucapkan istrinya saat mereka masih saling berkomunikasi melalui Hand phone sebelum terjadinya longsor di Tapsel yang akhirnya merenggut istri, kelima anakya dan semua keponakan serta kedua mertuanya 


Sebagian besar tubuh korban di temukan dalam bentuk terpotong atau putus akibat dahsyatnya longsir yang terjadi 
Inilah cerita miris di balik peristiwa bencana alam tanah longsor di dekat areal proyek Perusahaan Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan yang terjadi pada Kamis (29/4) dan diduga merenggut 12 korban jiwa manusia.


"Pada hari naas itu isteri saya Elmawati( 31), Elmawati merupakan salah satu korban longsor yang ditemukan meninggal.

Helmawati (alm) sempat menelpon dan saat menelfon itu sempat meninggalkan pesan yang sampai sekarang masih terngiang di telinga Markus.


Sambil sesekali mengusap wajahnya, pria berkulit putih yang merupakan karyawan grosir di Kota Medan ini mengaku seakan mimpi dan kurang percaya bahwa musibah menimpa keluarganya sekaligus dengan begitu cepat.


"Bagai mimpi seakan tak percaya komunikasi HP Kamis pukul 12.30 WIB itu ternyata pertanda untuk perpisahan yang selama-lamanya bersama isteri dan kelima anak-anakku," ucapnya terbata. 


"Kini Ia (Elmawati) telah pergi bersama anak-anak dan kedua mertua serta semua keponakan saya," ujarnya seraya berharap korban yang lain bisa cepat ditemukan. 


Pencarian korban longsor Tapsel 

Nama kelima anak Markus yang diduga menjadi korban longsor yang berlokasi di titik lokasi proyek PLTA Batang Toru R17 K4 100' itu adalah Juffiter (11), Novita (9), Sutan Fari (7), Sabrio (5) dan Risda (2).



Ia menambahkan, selain kelima anak dan isterinya yang tinggal bersama kedua mertuanya Waruwu, dua anak parebannya bernama Adisman Jaluhu (49) yang bekerja di Sosopan, Paluta juga diduga menjadi korban dalam musibah itu.


Korban meninggal yang sampai saat ini sudah berhasil ditemukan tiga orang
Korban meninggal yang sampai saat ini sudah berhasil ditemukan tiga orang. Sisanya diduga sembilan orang lagi termasuk dua karyawan PLTA Barang Toru masih terus dicari.


Hingga pukul 12 siang tadi, belum ada perkembangan jumlah korban yang berhasil ditemukan, yakni 3 orang meninggal dunia. Namun jika sebelumnya disebutkan korban berjumlah 12 orang, kini korban disebut berjumlah 13 orang.


"Jumlah korban 13 orang, yang selamat belum ada. Meninggal dunia 3 orang dan dalam pencarian sebanyak 10 orang," kata Humas Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Medan, Sariman Sitorus, Sabtu (1/5/2021).


Ketiga korban yang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia adalah Elmawati Waruwu (31), Jupiter Gulo (10) dan Risda gulo (10). Elmawati merupakan ibu dari Jupiter dan Risda Gulo.
Sariman mengungkapkan, ketiga korban yang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia adalah Elmawati Waruwu (31), Jupiter Gulo (10) dan Risda gulo (10). Elmawati merupakan ibu dari Jupiter dan Risda Gulo.

"Mereka ditemukan tertimbun longsor dengan kondisi mayat tidak utuh saat pertama kali ditemukan," jelasnya.

Korban lainnya adalah Anius Waruwu (60) dan istrinya Yasmani Halawa (50), Novita Gulo (8), Sultan Fahri (6), Rio (4), Nursofiah (12) dan Sadarman Kristian (14).


"Novia dan Rio juga anak dari korban atas nama Elmawati," ucapnya.

Berikutnya adalah Mister Long yang merupakan seorang WN China, Dolan Sitompul dan Doly Sitompul.

"Mister Long serta Dolan dan Doly Sitompul ini pekerja Shinohydro yang tengah mengerjakan proyek PLTA Batangtoru," pungkasnya

(GB-RIZAL/REL)

Loading...