Covid-19, Bupati Minta Anak Rantau Tidak ke Samosir Rayakan Paskah -->

VIDEO

Covid-19, Bupati Minta Anak Rantau Tidak ke Samosir Rayakan Paskah

Green Berita
Kamis, 09 April 2020

Bupati Samosir Rapidin Simbolon
SAMOSIR,GREENBERITA.com- Bupati Samosir Rapidin Simbolon minta para perantau dari luar Samosir untuk tidak pulang dulu melakukan perayaan Paskah di Samosir guna mencegah penuaran Covid-19 di Samosir.

Hal ini disampaikan Rapidin Simbolon ketika dikonfirmasi greenberita pada Rabu, 8 April 2020 di RS. Hadrianus Sinaga.

"Kami mohon saudara-saudara para perantau tidak usah dulu pulang (ke Samosir rayakan paskah, red), kamimohon dengan segala hormat supaya kita semua merasa nyaman dan percaya diri," ujar Bupati Rapidin Simbolon.

Menurutnya, untuk Ziarah Paskah atau perenungan wafatnya Isa Almasih di Jumat Agung diharapkan para anak rantau untuk tidak ke Samosir dan dilaksanakan di lain waktu serta melaksanakannya ditempat masing-masing.

"Karena saat ini kita menjaga Kabupaten Samosir supaya jangan masuk dari zona merah ke Samosir untuk meghindari penularan covid-19 ini," tegasnya.

Rapidin Simbolon juga tidak lupa menyampaikan Selamat Merenungi Jumat Agung dan Merayakan Paskah kepada seluruh warga Samosir dan Anak Ratau.

Menyikapi pencegahan penularan Virus Covid-19, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Samosir terus melakukan pelarangan kepada warga yang ke Samosir tanpa tujuan yang jelas serta melakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan ketat, bahkan Samosir juga melakukan pelarangan tuak masuk ke Samosir.

Terakhir, petugas melakukan pemulangan terhadap puluhan orang dari Pelabuhan Tomok, Simanindo yang hendak ke Samosir dengan tujuan berwisata namun tanpa tujuan jelas untuk mencegah penularan Virus Covid-19 di Samosir pada Sabtu, 4 Aprill 2020.

"Kejadiannya jam 16 wib tadi, ada dua rombongan dari luar daerah Samosir datang melalui jalur Danau Ajibata-Tomok, yaitu rombongan anak muda dari Kisaran dan Pematang Siantar dengan tujuan yang tidak jelas," ujar Bupati Rapidin Simbolon.

Akibatnya, rombongan yang berjumlah sekitar 21 orang ini harus dipulangkan Satuan Gugus Tugas bersama petugas keamanan dari pintu masuk Pelabuhan Ajibata-Tomok

"Karena alasan yang tidak jelas, aparat keamanan terpaksa harus memulangkan mereka demimenjaga Samosir agar tetap terjagaaman dari Covid-19," tegas Rapidin.

Kepala Satuan Polisi Air Polres Samosir, Iptu M.Syafii juga membenarkan pemulangan puluhan rombongan anak muda tersebut.

"Benar, berdasar keterangan anggota dan atas koordinasi Pak Bupati Samosir yang kebetulan ada disana meminta kami dari Polisi dan TNI untuk memulangkan puluhan orang tersebut," ujar Iptu. Syafii.

Ini Pernyataan Lengkap Bupati Samosir:



(gb-andrey siregar)






Loading...