
KPK Tangkap Tangan Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu (photo int-ist/gb)
GREENBERITA.com–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi senyap dengan menangkap kepala daerah. Kali ini, Bupati Rejang Lebong, Bengkulu, Muhammad Fikri Thobari, terjaring operasi tangkap tangan pada Selasa, 10 Maret 2026.
Dalam operasi tersebut, tim KPK juga menangkap sejumlah pihak lainnya.
“Sejumlah pihak diamankan. Pagi ini mereka dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis seperti dikutip dari tempo.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan operasi tersebut. “Benar,” kata Fitroh.
Fitroh belum merinci kasus dugaan korupsi yang sedang diusut penyelidik maupun penyidik KPK di Rejang Lebong.
Muhammad Fikri Thobari lahir di Batu Raja pada 4 Februari 1981. Presiden Prabowo Subianto melantik Fikri sebagai Bupati Rejang Lebong pada 20 Februari 2025 di Jakarta.
Sebelum menjabat sebagai bupati, Fikri pernah menjadi pimpinan Koran Sehasen Jaya pada 2008–2010. Ia juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Permata pada 2008 serta Presiden Direktur PT Bukit Juvi Group pada 2014.
Berdasarkan laman resmi Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Fikri meraih gelar Sarjana Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Amkop, Palembang, pada 2006. Ia kemudian melanjutkan pendidikan dan memperoleh gelar magister dari Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH pada 2023.
Fikri juga aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Business Development Service STIM Amkop Palembang pada 2002–2004, Sekretaris Real Estate Indonesia Komisariat Curup pada 2014–2016, serta Wakil Ketua Bidang Perundang-undangan Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia Bengkulu pada 2016–2019.
Sejak 2014 hingga sekarang, ia menjabat sebagai Ketua Yayasan Kebangkitan Umat Kabupaten Rejang Lebong.
Fikri juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pengembangan Kawasan dan Permukiman Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat periode 2024–2028.
Selain itu, ia menjadi Ketua Dewan Pengurus Daerah Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat Bengkulu sejak 2019 hingga sekarang. Ia juga menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Rejang Lebong sejak 2021.
Fikri merupakan kader Partai Amanat Nasional (PAN) dan menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah PAN Kabupaten Rejang Lebong sejak 2019 hingga sekarang.
Harta Kekayaan
Fikri Thobari terakhir melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 19 Agustus 2024 ketika mencalonkan diri sebagai bupati.
Dalam laporan tersebut, ia mencatat total kekayaan sebesar Rp 19 miliar.**(Gb-Ferndt01)















