Renungan Minggu: Kedatangan Yesus dan Kesudahan Dunia, Cirinya? -->

VIDEO

Renungan Minggu: Kedatangan Yesus dan Kesudahan Dunia, Cirinya?

Green Berita
Minggu, 15 Desember 2019

Oleh: Pdt. Dr. Anna Ch Vera Pangaribuan


Kedatangan Yesus dan Kesudahan Dunia
(Matius 24:3-8)


GREENBERITA.com- Berbicara tentang akhir zaman, apa yang bisa kita mengerti, kita rasakan?

Yang pasti jika akhir zaman dibahas banyak orang yang akan menghindarinya. Tidak ada satu pun orang yang tau kapan akhir zaman akan terjadi. 

Pada nas ini Yesus menjelaskan tentang bagaimana terjadinya akhir zaman itu. Mendengar nas ini tentu kita akan bertanya-tanya mungkinkah itu akan terjadi?

Mungkin kita akan merasa takut. Banyak yang menghindari pembahasan tentang akhir zaman. Karena gambaran dari akhir zaman itu sangatlah menakutkan, menyeramkan, terjadi kesusahan dan penderitaan. 

Tetapi mau tidak mau kita harus mempersiapkan diri untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi akhir zaman tersebut.
Lalu bagaimanakah kita menyikapi akan akhir zaman tersebut bila terjadi?


Saudara/i yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus.,

Melalui Nas ini, Yesus menjelaskan kepada murid-muridNya bahwa akhir zaman itu akan benar-benar terjadi sebab firman Tuhan itu sudah memberikan gambaran kepada kita apa yang akan terjadi pada akhir zaman dan jelas akan tergenapi pada waktu Tuhan itu sendiri.

Yesus memberitahukan kepada murid-muridNya tentang tanda-tanda akhir zaman, yaitu :

1.  Akan muncul penyesat-penyesat yang akan menyesatkan iman orang percaya dengan berbagai cara. 
Oleh karena itu Yesus menegaskan supaya tetap waspada menghadapi sipenyesat itu supaya iman orang-orang percaya itu tidak jatuh. Harus tetap bertahan didalam iman setia kita kepada Tuhan. 

Yesus berkata "Sebab kita orang-orang percaya hidup seperti domba ditengah-tengah serigala" (Lukas 10 : 3).

Tentu pada zaman sekarang ini juga banyak penyesat yang ingin menyesatkan iman orang percaya. Penyesat-penyesat itu adalah orang-orang yang merasa pintar, yaitu mereka yang seolah-olah tahu kapan akhir zaman itu terjadi padahal mereka tidak tahu mereka menyesatkan iman orang-orang percaya. 

Ada juga penyesat-penyesat yang datang dari pintu ke pintu untuk menyebarkan ajaran-ajaran sesat. 
Ada juga yang memakai media sosial yang menokohkan dirinya sebagai utusan Tuhan dari sorga dan hal itu membuat kita menjadi resah.

2. Akan terjadi peperangan dari bangsa kebangsa
Bangsa akan menunjukkan kehebatan masing-masing yang berarti sudah tidak ada lagi kasih, pengertian antara satu sama lain. Semua sudah menunjukkan keegoisan masing-masing. 

Semua menunjukkan kesombongan masing-masing sehingga menimbulkan banyak korban dan tidak ada lagi kedamaian dan ketenangan yang adalah hanya ketakutan, bahaya, dan ancaman.

3. Akan terjadi gempa bumi dan kelaparan
Apabila kita mendengar tentang gempa bumi apa yang ada didalam pikiran kita? Tentu kematian dan bahaya yang sangat besar. 

Demikian juga dengan kelaparan. Pada akgir zaman ini akan terjadi kelaparan dimana-mana. Kita dapat melihat dibeberapa negara bahkan saudara-saudara kita yang berada disekitar kita pun masih banyak merasakan kelaparan. 

Demikian juga gempa bumi yang sudah banyak terjadi dibumi indonesia ini. Seperti yang terjadi di Aceh, palu, meletusnya gunung sinabung, dijawa dan lain sebagainya yang banyak memakan korban jiwa. 

Bahaya ada dimana-mana banyak korban dan tingkat kemiskinan yang menyusahkan kehidupan. Semua peristiwa-peristiwa itu Yesus katakan bahwa itu masih awal dari permulaan belum akhir dari segalanya (ay 8) barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru tentu sangat berat kita rasakan. 

Oleh karena itu bagaimana kita menghadapi hal tersebut :

1. Agar tetaplah waspada. 
Waspada menghadapi segala sesuatu yang terjadi dalam hidup ini dengan berpegang teguh iman kita laku bagaimana iman percaya kita saat ini?
Apakah ketika tanda-tanda zaman itu akan terjadi apakah iman kita semakin berakar kuat kepada Tuhan? Yang pasti kita percaya akan tanda akhir zaman itu sebab telah dikatakan oleh Yesus sendiri. Oleh karena itu didalam iman percaya kita kepada Tuhan kita tetap waspada dan juga berjaga-jaga dalam hidup kita menunggu hal itu semua tergenapi.

2. Kita menghadapi dengan ketenangan dan berpengharapan.
Kita tidak khawatir sebab kita memiliki iman percaya kita kepada Tuhan dan kita memiliki pengharapan yang hidup kepada Tuhan kita yang hidup sehingga kita tidak lagi merasa putus asa apabila menghadapi penderitaan atau kesulitan-kesulitan yang diakibatkan oleh tanda-tanda akhir zaman tersebut. 
Yang pasti kita percaya atau meyakini bahwa dalam keadaan apapun itu Tuhan ada ditengah-tengah kita sebab ia memelihara hidup kita baik didalam suka maupun duka sebab ia yang Maha Kuasa dan segala sesuatu dapat Ia lakukan.

Memang segala sesuatu akan berakhir sebab tidak ada yang kekal tetapi Tuhan akan memberikan kehidupan yang kekal kepada kita walaupun kita harus menghadapi penderitaan didalam hidup ini dan itulah yang harus kita imani. Mari menyambut kuasa Tuhan itu melalui kedatangan Yesus kedunia ini yang memberikan jaminan keselamatan kepada kita yaitu kehidupan yang kekal.

3. Setia sampai Akhir
(Wahyu 2 : 10c), "Hendaklah kamu setia sampai mati dan Aku akan menganugerahkan mahkota kehidupan kepadaMu. Demikianlah firman Tuhan kepada orang-orang yang tetap setia kepadanya. Kita diajak untuk tetap memelihara kesetiaan kita kepadaNya sebab orang yang setia akan beroleh keselamatan dan orangbyang tidak setia akan binasa. 

Suatu anugerah yang Tuhan berikan kepada kita patutlah kita memeliharanya dengan kesetiaan. 
Saudara/i yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus.

Dalam Advent III  melalui nas ini kita diajak untuk tetap setia dan menyerahkan kehidupan kita sepenuhnya kepadaNya tetap menanti, tetap berpengharapan, tetap berjaga-jaga menanti akan kedatangan Yesus yang kedua kalinya. 

Marilah kita sambut Dia dalam kehidupan kita. Marilah kita bersaksi akan Dia dan memberikanNya sebagai buah dari iman kita kepadaNya..,
Amin.


(Penulis adalah pelayan di HKBP sebagai Kepala Departemen Marturia)

Loading...