Notification

×

Iklan

Iklan

Diminta Jumlah Data Poktan, Distan Samosir Tak Mampu Berikan

22 Jan 2019 | 15:49 WIB Last Updated 2019-11-10T13:33:35Z
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Samosir Jhunellis Sinaga | ist
PANGURURAN, GREENBERITA.com - Pasca kedatangan DPRD Samosir melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Samosir pada Senin, (14/1/2019) lalu, wartawan kembali mendatangi Dinas Pertanian untuk meminta data jumlah Kelompok Tani (Poktan) di seluruh Kabupaten Samosir.

Namun, data tersebut tidak dapat diberikan Sekretaris Dinas Pertanian Samosir, Jhunellis Sinaga, MSTi, dengan alasan menunggu  salah satu kepala bidangnya.

"Bukan kami mengulur waktu, yang punya data itu bidang PLA dan saat ini sedang tidak ada ditempat, kami telepon pun, HP nya tidak aktif. jadi saya tidak dapat memberikan kepada teman teman media," kata Jhunelis.

Dinas Pertanian Kabupaten Samosir juga belum mengeluarkan rilis nama-nama kelompok tani (Poktan) calon penerima Alsintan pengadaan APBN tahun 2018 ini.

Ketika wartawan hendak menemui Kabid PLA (Pengolahan Lahan dan Air) Torris Naibaho pada jam 11.30 Wib, namun sang kabid tidak berada ditempat dengan alasan makan siang.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua DPRD Samosir, Jonner Simbolon melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Samosir pada Senin, (14/1/2019) di Kompleks Perkantoran Parbaba, Pangururan, Samosir.

Setelah melakukan pemeriksaan atas Alsinta (Alat Mesin Pertanian) yang terletak disekitar Dinas Pertanian (Distan) Pemkab Samosir, Jonner Simbolon lalu melakukan pertemuan empat mata dengan Sekretaris Dinas Pertanian Samosir, Jhunellis Sinaga, MSTi.

Pasca pertemuan, Jonner Simbolon menyatakan penyesalannya atas lambatnya penyaluran Alsinta yang berasal dari hibah Kementerian Pertanian RI kepada Pemkab Samosir, yang oleh banyak kalangan dipolitisir karena tahun 2019 adalah tahun politik.

"Ini adalah dana Kementerian Pertanian dan bukan dana DAK, serta penyerahannya pada Desember, persis tanggalnya mereka tidak tau karena penerima sedang tidak ditempat. Menurut Sekretris Dinas, pihak penerimanya sudah ada tapi tidak dapat diberikan tadi oleh sekdis karena dipegang oleh kabidnya yang sedang tugas luar kota. Kami sudah minta kepada ibu sekdis supaya nama-nama segera diberikan kepada Komisi II DPRD Samosir ketika kita memanggilnya supaya tidak menjadi polemik. Namun kita menyesalkan lambatnya penyerahan semua Alsinta ini," ujar Jonner Simbolon di kompleks Kantor Dinas Pertanian Samosir.

Menurut Sekretaris Dinas Pertanian Jhunellis Sinaga ketika itu, semua Alsinta ini akan diberikan kepada kelompok tani pada Perayaan Hari Jadi Kabupaten Samosr pada tanggal 27 Februari 2019 nanti.

Hal ini juga disesalkan Jonner Simbolon karena terlalu lama dan terlambat buat para petani yang sangat membutuhkan Alsinta dimusim hujan seperti saat ini.

"Kalau ini diberikan pada akhir Februari 2019 diperayaan hari jadi kabupaten sebenarnya sangatlah terlambat, karena selain akan menimbulkan tafsir politik negatif dari banyak kalangan menjelang Pemilu 2019, juga akan terlambat bagi para petani yang saat ini sedang membutuhkan semua alat petani ini untuk menggarap lahannya dimusim yang masih penghujan ini, sementara diakhir February sudah mulai musim kemarau sehingga tidak bisa langsung digunakan semua Alsinta tersebut oleh para petani" ujar Jonner Simbolon. (AS)