Notification

×

Iklan

Iklan

Mendikdasmen Apresiasi Rakernas MPK, RE Nainggolan Pacu Sekolah Kristen Tingkatkan Mutu dan Hasil Belajar

16 Okt 2026 | 09:09 WIB Last Updated 2026-10-16T02:09:06Z

Mendikdasmen Apresiasi MPK, Rakernas V di Taput Dorong Transformasi Sekolah Kristen (15/10- fando/gb)
GREENBERITA.com- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., mengapresiasi kontribusi Majelis Pendidikan Kristen (MPK) di Indonesia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama melalui dukungan pendidikan tanpa membedakan latar belakang agama maupun suku.


Apresiasi itu disampaikan Abdul Mu’ti saat menjadi keynote speaker pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V MPK di Sopo Partungkoan, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kamis (15/10/2026).


"Peran MPK dalam mendukung pendidikan melalui berbagai bantuan yang diberikan tanpa membedakan latar belakang agama maupun suku, sebagai wujud komitmen memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Indonesia, " ujarnya.


Ia menegaskan, pendidikan berkualitas harus mampu membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial.


" Pendidikan yang berkualitas diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kerendahan hati, empati, simpati dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk manusia yang berkarakter serta mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya, " jelasnya lagi.


Abdul Mu’ti juga berharap MPK terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam menjalankan amanah Presiden RI untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta mempersiapkan generasi Indonesia yang berkualitas dan berkarakter.


Rakernas V MPK berlangsung pada 15–18 Oktober 2026 dengan mengusung tema “Fructus in Altum: Berdampak, Berbuah dari Kedalaman Iman”. Kegiatan ini dihadiri pengurus MPK Indonesia, MPKW dari 25 provinsi, pimpinan yayasan sekolah Kristen, serta pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai daerah.


Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) RI, Luhut Binsar Pandjaitan, turut memberikan paparan secara daring.


Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc., dalam sambutannya menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.


" Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam membangun bangsa sekaligus mewujudkan masyarakat yang sejahtera, beriman, berkarakter, berakhlak mulia, humanis, dan berbudaya. Karena itu kebijakan dan program pendidikan harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta dilaksanakan secara efektif dan bertanggungjawab", ujarnya.


Ketua MPK Wilayah Sumatera Utara-Aceh, Dr. RE. Nainggolan, MM., menyampaikan bahwa MPK terus mendorong transformasi sekolah-sekolah Kristen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa.


"Upaya ini dinilai penting mengingat sebagian sekolah Kristen masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan hingga ketertinggalan dalam pengelolaan dan mutu pendidikan," ujarnya.


Menurut RE. Nainggolan, transformasi tersebut membutuhkan peningkatan kompetensi, semangat belajar dan berkembang, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan.


" Ada 7 komponen utama yang diharapkan berperan aktif, yakni gereja, yayasan, kepala sekolah, guru, Majelis Pendidikan Kristen, dosen dan pemerintah, " terangnya.


Ia menjelaskan, Rakernas V di Taput merupakan kelanjutan dari empat rakernas sebelumnya yang digelar di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Bali.


"Kabupaten Tapanuli Utara dipilih sebagai tuan rumah setelah Sumatera Utara menyatakan kesediaan untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut di Tarutung. Selain mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Tarutung dinilai memiliki nilai historis penting sebagai salah satu pusat awal penyebaran agama Kristen di kawasan Tapanuli, " jelasnya.


Bupati Taput, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah pertemuan nasional tersebut.


" Saya berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan Kristen di Indonesia. Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kecerdasan dan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga dari kemampuan membentuk manusia yang beriman, berkarakter, berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap sesama, " jelasnya.


Ia juga menekankan pentingnya penguatan kompetensi guru, tata kelola sekolah yang profesional, dan pemanfaatan teknologi secara bijaksana.


"Pentingnya peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru, tata kelola sekolah yang profesional, serta pemanfaatan teknologi secara bijaksana, " ungkapnya.


Bupati berharap Rakernas V tidak berhenti pada keputusan organisasi, tetapi menghasilkan program konkret bagi sekolah, guru, peserta didik, dan masyarakat.


"Saya berharap Rakernas V MPK tidak sekadar menghasilkan keputusan organisasi, tetapi juga melahirkan program dan langkah nyata yang manfaatnya dapat dirasakan sekolah, guru, peserta didik, dan masyarakat. Melalui kebersamaan, komitmen, dan kerja nyata, seluruh pemangku kepentingan pendidikan diharapkan mampu membangun generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing, " tuturnya.


Sementara itu, Wakil Bupati Taput yang juga Ketua Pelaksana Rakernas V MPK, Deni Parlindungan Lumbantoruan, menyebut kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat koordinasi dan menyatukan pandangan keluarga besar pendidikan Kristen dari berbagai daerah.


"Transformasi sekolah Kristen harus mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, perubahan karakter peserta didik, serta tuntutan peningkatan mutu pendidikan tanpa kehilangan identitas, nilai-nilai Kristiani, dan panggilan pelayanannya, " ujarnya.


Rakernas V MPK mencakup evaluasi program kerja 2026, pembahasan arah kebijakan dan program kerja 2027, penguatan kelembagaan, serta kegiatan spiritualitas dan wisata religi untuk memperkenalkan sejarah, budaya, dan potensi kawasan Danau Toba.


Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir keputusan strategis dan langkah nyata yang dapat ditindaklanjuti seluruh wilayah MPK untuk mendorong kemajuan pendidikan Kristen di Indonesia.


Pemkab Taput menyambut baik penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut sebagai momentum memperkuat kolaborasi pendidikan sekaligus memperkenalkan kekayaan alam, budaya, sejarah, dan nilai-nilai spiritual Bona Pasogit kepada peserta dari berbagai daerah.


Rakernas V MPK diawali dengan ibadah yang dipimpin Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Viktor Tinambunan, dengan liturgis Pdt. Donal Sianturi, M.Div.


Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, Ketua Umum MPK Indonesia Handi Hariawan Djuwandi, MBA., M.Com., serta tokoh gereja, pimpinan yayasan pendidikan, perwakilan perbankan, dan pengurus MPKW Sumut-Aceh.**(Gb-fando01)