Notification

×

Iklan

Iklan

Enam Bus Gratis dari Pemprov Sumut Mulai Layani Pelajar Samosir, Nainggolan dan Onan Runggu Jadi Prioritas

16 Okt 2026 | 09:17 WIB Last Updated 2026-10-16T02:17:23Z

Sebanyak 6 unit Bus Perintis gratis dari Pemprov Sumut untuk pelajar mulai beroperasi di Kabupaten Samosir pada Jumat (16/10/2026), dengan menyasar siswa di Kecamatan Nainggolan dan Onan Runggu.
GREENBERITA.com- Sebanyak enam unit Bus Perintis gratis untuk pelajar mulai beroperasi di Kabupaten Samosir, Jumat (16/10/2026), dengan menyasar siswa di Kecamatan Nainggolan dan Onan Runggu. Program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) ini diharapkan mempermudah akses pendidikan sekaligus meningkatkan keselamatan pelajar dalam perjalanan menuju dan pulang sekolah.


Penyerahan dan peluncuran Bus Perintis dilaksanakan serentak di lima kabupaten, dipusatkan di Kabupaten Asahan dan diikuti secara daring dari Kompleks HKBP Nainggolan, Kecamatan Nainggolan, Kamis (15/10/2026). Untuk Kabupaten Samosir, pemberangkatan bus dilakukan Bupati Vandiko T. Gultom.


Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dalam sambutannya secara daring menegaskan bahwa pendidikan merupakan sektor utama pembangunan Sumatera Utara. Peningkatan kualitas pendidikan, menurutnya, harus didukung pemenuhan kebutuhan transportasi bagi anak-anak yang tinggal jauh dari sekolah.


“Anak sekolah dengan jangkauan jauh ke sekolah harus dilayani melalui antar-jemput yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ujar Bobby.


Ia menekankan agar layanan Bus Perintis gratis berjalan berkelanjutan dan benar-benar memudahkan pelajar memperoleh akses pendidikan. Bus tersebut juga dilengkapi aplikasi digital dan CCTV untuk memastikan proses antar-jemput berlangsung dengan baik dan tepat sasaran.


Selain meringankan biaya transportasi orang tua, program ini diharapkan mengurangi penggunaan sepeda motor oleh anak di bawah umur serta menekan risiko kecelakaan lalu lintas.


Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bobby Nasution atas perhatian dan respons terhadap usulan masyarakat, khususnya kebutuhan transportasi pelajar di Kecamatan Nainggolan dan Onan Runggu.


“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Samosir, Kami mengapresiasi bantuan Bapak Gubsu Bobby Afif Nasution dengan fasilitas Bus Perintis. Bus ini sangat membantu bagi siswa di Kabupaten Samosir, mempermudah akses dan terutama menjaga keselamatan anak-anak menuju sekolah,” ujar Vandiko.


Ia menjelaskan, kebutuhan transportasi antar-jemput pelajar telah lama disampaikan masyarakat saat kegiatan berkantor di desa atau Bunga Desa. Jarak tempuh yang cukup jauh serta tingginya risiko kecelakaan menjadi alasan pentingnya transportasi khusus bagi siswa.


“Usulan ini kita teruskan kepada Gubernur dan puji Tuhan kita memiliki Gubernur yang rajin turun ke masyarakat dan responsif. Kita patut berbangga mendapatkan program ini, apa yang menjadi usulan masyarakat akhirnya dapat kita rasakan bersama,” katanya.


Vandiko berharap program Bus Perintis terus berlanjut dan cakupan rutenya diperluas pada tahun mendatang agar semakin banyak pelajar memperoleh akses transportasi yang aman, nyaman, dan gratis.


Pemkab Samosir, lanjutnya, siap melakukan monitoring dan pengawasan terhadap pelaksanaan program serta memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk menghadirkan pelayanan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.


Secara keseluruhan, Pemprov Sumut meluncurkan 33 unit Bus Perintis untuk melayani pelajar di Kabupaten Asahan, Batubara, Nias Utara, Padang Lawas Utara, dan Samosir. Program tersebut mencakup 12 kecamatan dan 49 sekolah, dengan total perjalanan sekitar 2.128 kilometer serta subsidi angkutan bagi lebih dari 1.000 pelajar. Dari jumlah tersebut, enam unit dialokasikan untuk Kabupaten Samosir.


Kepala SMA Negeri 1 Onan Runggu, Manatar Samosir, menyambut baik kehadiran layanan tersebut. Ia mengatakan program itu telah lama dinantikan pihak sekolah, orang tua, dan siswa.


“Sudah lama kami tunggu program ini. Orang tua dan siswa banyak yang bertanya kapan bisa berjalan, agar siswa bisa belajar dengan nyaman. Dan saat ini sudah hadir, terima kasih kepada Bapak Gubernur dan bapak Bupati Samosir” ujarnya.


Sementara itu, UPTD PSP Wilayah II, Laksana Hasugian, menjelaskan bahwa Bus Perintis diperuntukkan bagi pelajar yang memiliki keterbatasan kendaraan dan berada di wilayah yang membutuhkan layanan transportasi.


“Bus ini mulai beroperasi besok pagi. Rute yang akan dilalui sudah ada di Nainggolan dan Onan Runggu. Setiap sekolah yang dilalui sekitar 15 kilometer per hari, dengan layanan antar-jemput dua kali,” jelasnya.


Ia menyebutkan, bus mulai beroperasi sekitar pukul 06.00 WIB. Layanan ini diharapkan berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Samosir.


Di sisi lain, terkait kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Utara, Vandiko mengimbau masyarakat menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.


Pemkab Samosir juga akan menindaklanjuti instruksi Gubernur Sumatera Utara mengenai kemungkinan penerapan pembelajaran jarak jauh apabila kabut asap semakin mengganggu kesehatan dan aktivitas belajar siswa.


Gubernur Bobby Nasution menyampaikan bahwa Pemprov Sumut turut melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kabut asap, termasuk melalui modifikasi cuaca di sejumlah wilayah.**(Gb-fando01)