Notification

×

Iklan

Iklan

Gubsu Bobby Berangkatkan Korban MBG Karo ke RSCM: Stop Komentar Negatif dan Cyberbullying

13 Sep 2026 | 21:57 WIB Last Updated 2026-09-13T14:57:55Z



Gubsu Bobby Afif Nasution berangkatkan pasien siswa diduga korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) asal Kabupaten Karo ke RSCM Jakarta, untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut, di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sabtu (12/9- Ferndt/gb)
GREENBERITA.com- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memberangkatkan pasien terduga korban program Makan Bergizi Gratis (MBG) asal Kabupaten Karo ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Pasien diberangkatkan Bobby dari Lounge VIP Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (12/9/2026). Keberangkatan menggunakan pesawat komersial dengan didampingi orang tua dan tenaga medis guna memastikan kondisi pasien tetap terpantau selama perjalanan.


Langkah tersebut dilakukan pemerintah untuk memastikan pasien mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal, baik dari sisi fisik maupun psikologis.


Sebelum memberangkatkan pasien ke Jakarta, Bobby bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka terlebih dahulu mengunjungi Rumah Sakit Amanda Berastagi dan Efarina Etaham Berastagi, tempat kedua siswi, Febiola dan Agnesia, menjalani perawatan medis.


Bobby hadir langsung memberikan semangat kepada kedua korban. Dalam kesempatan tersebut, Bobby bahkan sempat makan bersama dan menyuapkan makanan kepada salah satu korban sebagai bentuk dukungan moral selama menjalani proses pemulihan.


Bobby mengatakan, pemeriksaan pasien tidak hanya berfokus pada kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental. Kondisi psikologis anak, kata dia, perlu mendapat perhatian serius, terlebih adanya dugaan tekanan mental akibat perundungan atau cyberbullying di media sosial.


“Yang diperiksa bukan hanya penyakitnya, tetapi kesehatan mentalnya juga. Ini menjadi perhatian kita karena kondisi mental anak juga harus dijaga,” ujar Bobby.


Ia mengatakan, permintaan agar pasien mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut di Jakarta juga menjadi perhatian pemerintah pusat.


“Ini dibawa ke Jakarta atas arahan Bapak Wakil Presiden agar penanganan lebih optimal,” kata Bobby.


Bobby juga meminta pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk apabila pasien membutuhkan penanganan psikologis. Menurutnya, aspek kesehatan mental penting dalam proses penyembuhan dan tidak boleh diabaikan.


“Kalau memang perlu diobati secara fisik maupun psikis, kita lakukan. Permintaan anak juga harus kita dengarkan. Jangan sampai kondisi yang ada semakin mengganggu mental anak,” ujarnya.


Di sisi lain, Bobby meminta masyarakat dan media menghentikan komentar negatif serta perundungan terhadap siswa korban dugaan keracunan MBG di Kabupaten Karo.


Menurut Bobby, secara medis kondisi para siswa sebenarnya telah ditangani tim dokter di Sumatera Utara. Namun, kedua siswa tersebut dinilai memerlukan penanganan lebih lanjut karena mengalami kondisi psikologis dan trauma yang lebih berat dibandingkan korban lainnya.


Tim dokter dari Sumut juga turut mendampingi proses perawatan kedua siswa tersebut di Jakarta.


Bobby menegaskan, proses pemulihan korban tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan psikologis anak-anak yang terdampak.


Berdasarkan hasil pemeriksaan psikologis, sebagian korban mengalami gangguan mental yang dipicu komentar negatif dan perundungan di media sosial setelah kasus tersebut menjadi perhatian publik.


“Anak-anak ini perlu dipulihkan bukan hanya kesehatan medisnya, tetapi juga mental dan psikisnya. Ada yang terganggu karena komentar-komentar dan cyberbullying,” ujarnya.


Bobby mengungkapkan, tim medis telah meminta para siswa mengurangi aktivitas di media sosial selama masa pemulihan. Ia berharap publik juga dapat menahan diri agar proses penyembuhan para korban berjalan optimal.


“Demi penyembuhan anak-anak kita, jangan terlalu memberikan tekanan dari luar. Fokus kita adalah membantu mereka pulih,” katanya.


Turut mendampingi Gubernur, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy, dan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga.**(Gb-ferndt01)