![]() |
| 48 Paskibraka Medan Dikukuhkan, Walikota Rico Waas Ungkap Makna Besar di Balik Tugas Kibarkan Bendera (14/8- Ferndt/gb) |
Pengukuhan dilakukan langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di halaman tengah Kantor Wali Kota Medan, Jumat (14/8/2026). Kehadiran langsung Rico menjadi penanda pentingnya tugas yang akan diemban para anggota Paskibraka dalam upacara kemerdekaan.
Prosesi pengukuhan diawali dengan Lagu Indonesia Raya. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, unsur Forkopimda di antaranya Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, Dandenpom I/5 Medan Letkol Cpm Atep Priatna, Wakapolrestabes AKBP Rudi Silaen serta segenap pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.
Momen pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh makna dengan prosesi pengucapan ikrar oleh 48 anggota Paskibraka. Setiap anggota Paskibraka ditanya kesediaannya untuk menerima dan mengamalkan Dharma Mulia Putera Indonesia serta mengucapkan Ikrar Putera Indonesia.
Selanjutnya, Rico Waas menyampaikan pernyataan pengukuhan dan secara simbolis menyematkan Lencana dan Kendit Kepemimpinan Perintis Muda kepada Pemimpin Upacara, Sapta Dwi Atmaja Harahap.
"Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, saya kukuhkan anak-anakku sekalian sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat Kota Medan tahun 2026. Semoga amal bakti semua mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa dengan segenap taufik dan hidayah-Nya serta inayah-Nya." Kata Rico Waas mengukuhkan Paskibraka Kota Medan.
Pengukuhan Paskibraka Kota Medan tahun 2026 kemudian diakhiri dengan ucapan selamat yang disampaikan langsung Rico Waas bersama Wakil Wali Kota H Zakiyuddin Harahap dan unsur Forkopimda kepada seluruh anggota Paskibraka.
Usai pengukuhan, Rico Waas menegaskan tugas mengibarkan bendera Merah Putih bukan sekadar ritual seremonial maupun pekerjaan sederhana. Menurutnya, tugas tersebut merupakan amanah kehormatan yang membawa beban moral dan semangat kebangsaan.
"Membawa bendera bukanlah pekerjaan yang sederhana. Bendera itu membawa semangat, kehormatan, dan kebanggaan yang menyuntikkan spirit bagi siapa saja masyarakat yang melihatnya," ujar Rico Waas.
Rico Waas mengatakan proses seleksi dan pelatihan yang ketat menjadi bukti komitmen para pelajar yang terpilih. Tidak semua pemuda memiliki kesempatan serta talenta untuk berdiri di barisan Paskibraka.
Menurutnya, hanya mereka yang memiliki kedisiplinan dan menjalani latihan khusus yang mampu menyelesaikan seluruh tempaan hingga akhirnya dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka.
Ia berharap momen tersebut tidak hanya menjadi puncak prestasi selama masa sekolah, tetapi juga menjadi batu loncatan untuk menggapai cita-cita lebih tinggi demi pengabdian kepada bangsa dan negara.
"Mudah-mudahan mereka dapat menjalankan tugas dengan sukses. Rata-rata dari mereka memiliki cita-cita yang tinggi untuk mengabdi pada negara. Pengalaman ini adalah tanggung jawab besar sekaligus batu loncatan awal bagi masa depan mereka," jelas Rico Waas.
Lebih lanjut, Rico Waas menekankan pentingnya nilai-nilai nasionalisme yang dipancarkan melalui prosesi pengibaran bendera. Menurutnya, ketika bendera Merah Putih berkibar di puncak tiang, pada saat itulah masyarakat kembali diingatkan akan rasa cinta terhadap tanah air.**(Gb-ferndt01)
.jpg)















