Notification

×

Iklan

Iklan

Pidato Kenegaraan Prabowo, DPRD Samosir Tekankan Kerja Nyata dan Sinergitas Pembangunan

15 Agu 2026 | 15:32 WIB Last Updated 2026-08-15T08:32:48Z

DPRD Samosir Soroti Pesan Prabowo, Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat (14/8- ferndt/gb)
GREENBERITA.com- DPRD Kabupaten Samosir menegaskan pentingnya memperkuat sinergi pemerintah daerah dan legislatif dalam menerjemahkan arah kebijakan nasional sebagaimana disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Penegasan itu disampaikan Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon seusai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Samosir dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI di Gedung DPRD Samosir, Jumat (14/8/2026).


Rapat paripurna dibuka secara resmi Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon didampingi Wakil Ketua Osvaldo Simbolon dan Sarhockel Tamba. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, para anggota DPRD, para SAB, para Asisten, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang dan pimpinan OPD lainnya, Forkopimda, Ketua DPRD periode 2014-2019 Rismawati Simarmata, Wakil Ketua DPRD Periode 2019-2024 Pantas M. Sinaga, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.


Suasana berlangsung khidmat dengan berkumandangnya lagu-lagu perjuangan serta pengibaran bendera Merah Putih oleh para peserta sebagai bentuk semangat memperingati kemerdekaan.


Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto disaksikan secara langsung melalui siaran dari Gedung Nusantara, Jakarta, dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.


Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pemerintah telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif dalam 21 bulan atau 663 hari pemerintahan. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa yang bahkan telah berlangsung selama puluhan tahun.


Presiden menegaskan capaian tersebut merupakan hasil keberanian mengambil keputusan, kerja keras, kehendak yang jelas serta gotong royong seluruh elemen bangsa. Namun, pemerintah juga diingatkan untuk tidak berpuas diri karena masih banyak persoalan yang harus diselesaikan.


Salah satu capaian yang disampaikan Presiden adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada delapan komoditas pangan dalam waktu satu tahun. Pemerintah juga telah menghapus 145 aturan penyaluran pupuk serta menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen yang semakin memudahkan petani dalam meningkatkan produktifitas pertanian.


Di sektor energi, Presiden menyampaikan Indonesia mulai mewujudkan swasembada solar melalui penerapan biodiesel B50. Sejak 1 Juli 2026, Indonesia disebut tidak lagi mengimpor solar dan berhasil menghemat devisa hingga Rp170 triliun.


Selain itu, Presiden memaparkan sejumlah program strategis pemerintah, di antaranya pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, operasional 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, perbaikan 71.744 sekolah pada 2026, serta perluasan program Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau 108 juta orang.


“Ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ini rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karena kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat,” tegas Presiden.


Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon menyampaikan pidato Presiden menjadi salah satu rujukan penting bagi pemerintah daerah dan DPRD dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional.


Karena itu, diperlukan kesamaan pola pikir dan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menyusun program, anggaran, pelayanan publik serta pembangunan daerah.


Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman dan mengisi kemerdekaan melalui pembangunan yang berkelanjutan.


“Marilah kita terus berkolaborasi untuk tujuan bersama, melanjutkan gerak pembangunan Kabupaten Samosir. Bijak dalam menyikapi setiap persoalan dan mari kita jaga lingkungan agar tetap aman dan harmonis sesuai semangat Satahi Saoloan,” ujarnya.


Atas nama lembaga DPRD Samosir, Nasip juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Samosir atas berbagai capaian pembangunan, di antaranya keberhasilan Universal Health Coverage (UHC), kemajuan sektor pendidikan serta prestasi Kabupaten Samosir menjadi Terbaik Pertama dalam pengelolaan sampah dan lingkungan Asri se-Sumatera.


Ia menilai pengelolaan sampah menjadi bagian penting bagi Kabupaten Samosir sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Karena itu, DPRD bersama pemerintah daerah terus memperkuat regulasi dan kebijakan terkait pengelolaan sampah, termasuk melalui penetapan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sampah.


Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyebutkan Pidato Kenegaraan Presiden RI menjadi semangat bagi Pemkab Samosir untuk terus bergerak dan menyelaraskan pembangunan dengan kebijakan Pemerintah Pusat.


"Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendukung dan menjalankan program-program strategis nasional melalui sinergi yang kuat dengan Pemerintah Pusat, DPRD, Forkopimda dan seluruh stakeholder. Dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, kita terus memperkuat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Samosir" kata Vandiko.


Momentum mendengarkan Pidato Kenegaraan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD untuk menyelaraskan arah pembangunan nasional dan daerah, sekaligus menjaga semangat persatuan dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat Samosir.**(Gb-fetndt01)