Notification

×

Iklan

Iklan

Korban Keracunan MBG Karo Masuk PICU RS Haji, Gubsu Bobby Janji Kawal hingga Pulih Total

15 Agu 2026 | 18:06 WIB Last Updated 2026-08-15T11:06:07Z

Gubsu Bobby Afif Nasution menjenguk salah seorang murid SMK Negeri 1 Berastagi yang menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, di RSU Haji Medan, Jumat (14/8), yang dirujuk ke RSU Haji Medan setelah kondisinya sempat mengalami penurunan kesadaran (Ferndt/gb).
GREENBERITA.com- Kondisi salah seorang siswa SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, korban dugaan keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), harus mendapat penanganan intensif di RSU Haji Medan. Siswa tersebut dirujuk dari Kabanjahe setelah sempat mengalami penurunan kesadaran.


Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menjenguk langsung korban di RSU Haji Medan, Jumat (14/8/2026). Bobby menyebut kondisi siswa tersebut lebih berat dibandingkan korban lainnya sehingga harus mendapatkan perawatan lebih intensif di Medan.


"Disampaikan tadi memang adik kita ini lebih, kondisinya lebih parahlah ya dibandingkan teman-teman yang lain, awalnya dirawat di Kabanjahe, namun dirujuk ke sini karena memang kondisinya pas di sana sempat mengalami penurunan kesadaran," kata Bobby Nasution.


Saat ini pasien menjalani perawatan intensif di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan terus dipantau tim medis. Bobby juga berbincang dengan orang tua pasien sekaligus memastikan pemerintah mengawal proses penanganan hingga kondisi korban benar-benar pulih.


"Di sini pokoknya kami usahakan, kami tadi janji sampai pulih, minta orang tua tadi kalau bisa benar-benar dipulihkan total. Tadi estimasi dari dokternya mungkin 2 sampai dengan 3 hari lagi estimasi dari dokternya," ujarnya.


Direktur RSU Haji Medan Yulinda Elvi Nasution mengatakan pasien mengalami nyeri hebat pada bagian perut yang muncul secara berulang.


"Merasa kesakitan dari perutnya itu, sebelum begitu lah, rasa nyeri, nyeri, nyeri sekali. Terus ditambah analgesiknya dari dokter, ya, disuntikkan baru dia tenang, nah, setengah jam sekali begitulah dia, kolik, nyeri yang terlalu hebat," kata Yulinda.


Pasien diketahui tiba di RSU Haji Medan sekitar pukul 13.30 WIB. Hingga kini, kondisi pasien masih dipantau secara intensif oleh tim medis.


Yulinda mengatakan pemeriksaan laboratorium lanjutan akan dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi pasien.


"Kita masih mau periksa labnya lagi lebih lanjut, kan baru diperiksa dari sana, mungkin besok kita ada hasil lab yang baru," tuturnya.


Sebelumnya, sebanyak 353 siswa dari SMA Negeri 1 Berastagi dan SMA Bersama di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dilaporkan dilarikan ke sejumlah rumah sakit setelah diduga mengalami keracunan massal usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (13/8/2026).


Para pelajar mengaku mengalami mual, pusing, sesak napas, hingga wajah memerah. Para korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan perawatan di RS Efarina, RS Amanda, RSU Kabanjahe, serta RS Haji Medan.**(Gb-ferndt01)