Notification

×

Iklan

Iklan

Bawang Putih Jadi Andalan Samosir, Kementan RI: Turut Dukung Swasembada Pangan Nasional

16 Agu 2026 | 16:13 WIB Last Updated 2026-08-16T09:13:12Z

Kementan RI Tantang Samosir Mandiri Benih Bawang Putih, Petani Diminta Serius melakukan penanaman (15/8- Ferndt/gb)
GREENBERITA.com- Upaya memperkuat swasembada pangan nasional terus didorong di Kabupaten Samosir melalui pengembangan komoditas bawang putih. Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk melakukan penanaman bawang putih bersama di Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sabtu (15/8/2026).


Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Dr. M Taufiq Ratule mengatakan bahwa pengembangan bawang putih di Indonesia diarahkan untuk memperkuat ketersediaan benih dalam rangka mempercepat terwujudnya swasembada.


“Kalau benih kita tersedia, kita bisa swasembada. Produksi awal hingga tiga tahun ke depan kita fokus kepada benih. Apa yang kita lakukan sekarang fokus ke benih agar kita cepat swasembada,” jelasnya.


Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan terus melakukan pengembangan kawasan bawang putih dengan melibatkan petani. Hasil panen yang diperuntukkan sebagai benih akan didorong untuk memenuhi kebutuhan pengembangan di berbagai daerah.


Kementerian Pertanian telah mengalokasikan pengembangan sekitar 5.000 hektare yang tersebar di sekitar 17 provinsi. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi bawang putih serta luas areal pengembangan bawang putih secara bertahap.


“Kita membutuhkan benih yang berkualitas. Jangan sampai benih yang diproduksi justru menjadi konsumsi. Di Sumatera Utara saat ini sekitar 500 hektare lebih yang tersebar di tujuh kabupaten, sementara di Samosir sekitar 160 hektare,” ungkapnya.


Taufiq menilai wilayah dataran tinggi di Kabupaten Samosir memiliki potensi yang baik untuk pengembangan bawang putih. Ia berharap Samosir dapat mengambil peran dalam mendukung program nasional tersebut, mengingat kebutuhan bawang putih nasional yang sangat besar.


“Kita berharap Kabupaten Samosir bisa membantu program nasional ini. Ke depan petani harus bisa mandiri, seperti yang sudah dilakukan di negara-negara seperti India dan Cina,” katanya.


Wabup Samosir Ariston Sidauruk menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian beserta jajaran atas kunjungan serta berbagai dukungan dan bantuan yang telah diberikan kepada Kabupaten Samosir.


“Terima kasih atas kunjungan Dirjen Kementerian Pertanian beserta jajaran dan bantuan yang telah diberikan selama ini di Kabupaten Samosir.


Masyarakat Samosir mayoritas adalah petani dan menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian, kita berharap perhatian dan dukungan pemerintah pusat terus ditingkatkan untuk mendukung keberhasilan program swasembada pangan, khususnya komoditas bawang putih dimana program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, "ujar Ariston.


Kepada kelompok tani, Wabup Ariston berpesan agar tetap semangat dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan penanaman bawang putih.


“Semoga penanaman bawang putih ini dapat berjalan dengan baik. Bantuan yang sudah diberikan kiranya dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi para petani. Pemerintah Kabupaten Samosir melalui program Bupati dan Wakil Bupati Samosir sangat serius dalam mendukung kemajuan pertanian di Kabupaten Samosir,” katanya.


Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Samosir, Dr. Tumiur Gultom, mengatakan bahwa kondisi geografis Kabupaten Samosir sangat memungkinkan untuk pengembangan bawang putih. Saat ini terdapat dua lokasi sentra pengembangan bawang putih, yakni di Pulau Samosir dan kawasan Pulau Sumatera yang masuk wilayah Kabupaten Samosir.


Untuk kawasan di Pulau Sumatera, pengembangan diarahkan pada kawasan KPT pertanian hingga Desa Hutagalung yang berbatasan dengan Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Pakpak Bharat. Sementara lokasi lainnya berada di Kecamatan Simanindo.


“Selama 2–3 tahun kita dibantu fasilitas berupa benih dan alsintan. Ke depan kita harus bisa swasembada benih bawang putih. Mari kita sambut program ini dengan bekerja sungguh-sungguh. Semoga Kabupaten Samosir dapat menjadi sentra bawang putih ke depannya,” ujarnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Dr. Muhammad Agung Sanusi, S.P., M.Si, Tenaga Ahli Bidang Food Estate Kementerian Pertanian Dr. Van Basten Panjaitan, Kepala Bapenda Besron Sitanggang, Camat Harian Hartono Manik, Ketua Kelompok Tani Saur Tani Sahala Situmorang beserta anggota kelompok tani.**(Gb-ferndt01)