GREENBERITA.com- Panitia Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur dengan penawaran tiket berharga murah yang beredar melalui pihak tidak resmi. Sebab, panitia menemukan adanya tiket dengan QR Code tidak sah yang dipastikan tidak dapat digunakan untuk masuk ke area PRSU..jpg)
Panitia PRSU 2026 Pastikan Tak Ada Promo Tiket, Penawaran Murah Diduga Penipuan (5/7- Ferndt/gb)
Panitia PRSU 2026 Amelia Darmadi melalui Bidang Humas Farah kepada wartawan, Minggu (5/7), menegaskan PRSU 2026 tidak pernah mengadakan program diskon maupun penjualan tiket di bawah harga resmi.
"Seluruh pembelian tiket hanya dapat dilakukan melalui loket resmi PRSU dan platform GOERS di goers.co/prsu2026," ujar Farah.
Ia menjelaskan, harga resmi tiket PRSU 2026 terdiri atas tiket non konser (tanpa penampilan artis nasional) sebesar Rp35.000 dan tiket konser (dengan penampilan artis nasional) sebesar Rp75.000.
Sementara itu, Dirut PT PPSU melalui Kabag Operasional Transport, Rama Tresa mengatakan panitia telah menerima laporan terkait penawaran tiket dengan harga di bawah harga resmi. Setelah dilakukan pemeriksaan, tiket yang diterima pembeli menggunakan QR Code yang tidak sah karena telah disalin (copy), digunakan sebelumnya, atau tidak sesuai dengan tanggal kunjungan, sehingga tidak dapat digunakan saat proses pemindaian di pintu masuk.
"Kita mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan penawaran harga murah yang tidak sesuai dengan harga resmi. Pastikan pembelian tiket dilakukan hanya melalui loket resmi PRSU atau GOERS di goers.co/prsu2026," tegas Rama.
Ia juga menegaskan Panitia PRSU 2026 tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian yang timbul akibat pembelian tiket melalui pihak yang tidak resmi atau tidak berwenang.
Panitia mengimbau masyarakat untuk selalu memperoleh informasi terbaru mengenai tiket dan penyelenggaraan PRSU 2026 melalui akun media sosial resmi @prsu.official atau mengakses goers.co/prsu2026 untuk pembelian tiket resmi.**(Gb-ferndt01)















