Notification

×

Iklan

Iklan

Jalan Rp17 Miliar Terancam Rusak, Pemprovsu Alihkan Truk Besar dari Jalur Lubukpakam-Galang

1 Jul 2026 | 23:13 WIB Last Updated 2026-07-01T16:13:46Z
Pemprov Sumut lakukan razia truk lebih muatan pasca pengalokasikan anggaran Rp17 miliar lebih untuk peningkatan struktur jalan provinsi Lubuk Pakam–Tanah Abang, dan mengalokasikan anggaran Rp14 miliar untuk jalan provinsi Tanah Abang–Galang–batas Serdangbedagai, yang bersumber dari APBD Sumut Tahun Anggaran 2026. (30/6- Ferndt/gb)
GREENBERITA.com- Proyek peningkatan struktur jalan senilai Rp17 miliar di ruas Lubukpakam–Tanah Abang dan Tanah Abang–Galang–batas Serdangbedagai membuat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperketat pengawasan terhadap kendaraan angkutan berat. Razia gabungan digelar untuk mencegah kerusakan jalan akibat kendaraan yang melintas melebihi batas tonase.

Pemprov Sumut menggelar razia gabungan terhadap kendaraan angkutan berat di ruas Jalan Lubukpakam–Tanah Abang dan Tanah Abang–Galang–batas Serdangbedagai. 

Langkah ini dilakukan untuk mencegah kerusakan jalan bertambah parah di tengah proses peningkatan struktur jalan yang sedang berlangsung.

Saat ini, Pemprov Sumut tengah mengerjakan peningkatan struktur jalan di kedua ruas tersebut dengan alokasi anggaran sebesar Rp17 miliar untuk penanganan total sepanjang 5,05 kilometer.

"Sesuai arahan Pak Gubernur Bobby Nasution, kita akan mengalihkan truk bertonase besar ke jalur lain, batasnya 10 ton untuk kedua ruas ini," kata Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Yuda P Setiawan, di kantornya, Senin (29/6/2026).

Dalam razia tersebut, tim gabungan belum menemukan pelanggaran signifikan. Meski demikian, pengawasan terhadap ruas jalan tersebut akan terus dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan berat mematuhi ketentuan tonase.

"Ada 10 kendaraan yang kita periksa kemarin dan hanya 1 yang melebihi tonase, tetapi itupun dalam keadaan kosong. Kita akan terus pantau ruas ini untuk memastikan truk over dimension dan over loading (ODOL) tidak melintas di sini," tambah Yuda.

Selain melakukan pengawasan, tim gabungan juga terus memberikan edukasi kepada para pengemudi angkutan berat mengenai pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

"Kita terus mengedukasi sopir-sopir truk terkait keselamatan dan razia ini juga bersifat imbauan, bukan penindakan," tambah Yuda.**(Gb-ferndt01)