GREENBERITA.com- Aparat gabungan dari Lapas Kelas III Pangururan, TNI, dan Polri menggelar razia malam hari di seluruh blok hunian Lapas Kelas III Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Senin (1/6/2026). .jpg)
Razia Aparat Gabungan Lakukan penggeledahan terhadap ruang tahanan di Lapas Pangururan, Samosir (1/6/2026)
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan dan mencegah berbagai potensi pelanggaran keamanan pasca meninggalnya seorang warga binaan pada tahun 2025 lalu.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Pangururan, Binur Sitanggang, Danramil 03 Pangururan yang diwakili Kapten Kav Edianto Simangunsong, Kasat Pamobvit Polres Samosir Iptu Tangio Sitanggang beserta Babinsa dan Kamtib Lapas Pangururan Ferdinand Parapat serta Pegawai Lapas Kelas III Pangururan.
Razia gabungan ini dilakukan untuk mencegah tindak kekerasan di Lapas Pangururan pasca adanya warga binaan yang meninggal dunia tahun 2025 lalu di Lapas Pangururan.
"Selain pencegahan tindak kekerasan antar warga binaan, razia gabungan ini juga dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana love Scamming dari Penjara serta peredaran narkoba," ujar Kalapas Pangururan, Binur Sitanggang.
Kegiatan diawali dengan apel gabungan. Setelah itu, seluruh anggota tim razia serentak memasuki blok hunian guna memulai pemeriksaan di tiga kamar tahanan, yakni dua kamar tahanan pria dan satu kamar tahanan wanita.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam kamar hunian, yakni sendok dan garpu besi, tali, mancis, botol cairan kimia, paku, dan pulpen. Namun, petugas tidak menemukan narkoba maupun telepon genggam.
"Kita menemukan adanya sendok dan garpu besi, tali, mancis, paku dan pulpen, tapi dipastikan tidak ditemukan handphone dan narkoba," tegas Binur Sitanggang.
Kalapas Pangururan juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan TNI dan Polri dalam mendukung pelaksanaan razia gabungan tersebut.
Apresiasi khusus diberikan kepada Danramil Pangururan dan Kapolres Samosir melalui personel yang dipimpin Kasat Pamobvit Polres Samosir.
Usai proses identifikasi, seluruh barang hasil temuan razia dikumpulkan dan langsung dimusnahkan dengan cara dibakar di tong yang telah disiapkan petugas.**(Gb-ferndt01)















