Notification

×

Iklan

Iklan

Sumut Jadi Tuan Rumah BTN IFW 2026, Ulos Diusung ke Panggung Fashion Nasional

27 Mei 2026 | 18:16 WIB Last Updated 2026-05-27T11:16:24Z

Ketua Dekranasda Sumut, Kahiyang Ayu bersama Wakil Ketua Titiek Sugiharti pimpin Rapat Persiapan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Senin (25/5- dokdiskominfoSU/gb)
GREENBERITA.com- Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang akan digelar pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. 


Ajang fashion nasional tersebut akan mengangkat tema “Ulos Simetria” dengan menampilkan kekayaan wastra khas Sumut sebagai identitas budaya dan kekuatan industri kreatif daerah.


Penetapan Sumut sebagai tuan rumah terungkap dalam Rapat Persiapan BTN IFW 2026 bersama Panitia IFW Pusat yang berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Senin (25/5/2026). Rapat dihadiri Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumut Kahiyang Ayu bersama Wakil Ketua Titiek Sugiharti.


Melalui tema "Ulos Simetria” tersebut, Sumut akan menampilkan keindahan wastra nusantara khas daerah, khususnya kain Ulos, sebagai simbol budaya sekaligus kekuatan industri mode lokal.


Ketua Dekranasda Sumut Kahiyang Ayu Bobby Nasution berharap Ulos tidak hanya dikenal sebagai kain tradisional, tetapi juga mampu menjadi produk fesyen modern yang dapat digunakan dalam berbagai suasana atau ready to wear, serta tampil di panggung internasional.


“Saya berharap event ini mampu memperkuat eksistensi keragaman budaya lokal di kancah nasional dan mendorong UMKM serta desainer daerah untuk mampu menembus pasar internasional,” ujar Kahiyang.


Selain menjadi ajang promosi budaya dan industri kreatif, BTN IFW 2026 juga menitikberatkan pada pembinaan dan pengembangan talenta desainer muda guna memastikan keberlanjutan serta regenerasi pelaku industri kreatif di Sumut. Dalam pelaksanaannya, event ini akan melibatkan sembilan desainer berbakat asal Sumatera Utara.


“Melalui keterlibatan aktif seperti Dekranasda Provinsi Sumatera Utara, harapan untuk mempromosikan kain dan karya khas daerah ke panggung nasional semakin terbuka,” pungkasnya.**(Gb-ferndt01)