Notification

×

Iklan

Iklan

Dugaan Tekanan Ekonomi Berujung Duka, Pelajar 16 Tahun Tewas Gantung Diri di Rumah

30 Mar 2026 | 18:24 WIB Last Updated 2026-03-30T11:24:16Z

Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi Rumahnya di Huta Ginjang, Samosir (30/3- Ferndt/gb)

GREENBERITA.com–Suasana pagi di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, mendadak berubah duka setelah seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kamar mandi rumahnya, Senin pagi (30/3/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.


Peristiwa tragis itu terjadi di rumah korban yang berada di Huta Ginjang Dusun 1, Desa Huta Ginjang. Korban diketahui bernama Putra Junius Sidabutar, warga Huta Ginjang Dusun 1 Desa Dosroha, Simanindo, Kabupaten Samosir.


Kapolsek Simanindo IPTU Ramadan Siregar membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi wartawan.


"Pada hari Senin Tanggal 30 Maret 2026 sekira Pukul 05.30 wib di temukan 1 Orang Mayat laki-laki Remaja dengan Posisi Gantung diri di dalam Kamar mandi di Rumahnya yang beralamat di Huta Ginjang Dusun 1 Desa Huta Ginjang Kecamatan Simanindo," ujar Iptu Ramadan.


Dari keterangan awal kepolisian, dugaan sementara motif korban nekat mengakhiri hidup berkaitan dengan persoalan ekonomi keluarga.


"Kemungkinan motifnya karena faktor ekonomi, ada beberapa kali korban meminta sesuatu kebutuhan sekolah kepada orang tuanya tapi tidak bisa memenuhi sehingga kemungkinan korban stres dan kecewa akhir nya memicunya untuk nekat bunuh diri," jelas Iptu Ramadan.


Korban pertama kali ditemukan oleh ayah kandungnya, Tunggul Sidabutar (63), saat mencari keberadaan anaknya yang biasanya sudah berada di kamar mandi pada waktu tersebut.


"Kebiasaan korban pada pukul 05.30 Wib telah berada di dalam kamar mandi, kemudian saya menuju kamar mandi dan menemukan korban dalam posisi tergantung di dalam kamar mandi dalam rumah, melihat itu saya berteriak histeris sambil menurunkan jasad korban, kemudian mamanya Betty Agustina Sihombing dan adik perempuannya Putri Anggia Sidabutar terbangun dan juga berteriak menangis," ujar Tunggul Sidabutar kepada polisi.


Laporan kejadian kemudian diterima salah satu perangkat desa, Erik Sinaga, yang selanjutnya meneruskan informasi tersebut kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Huta Ginjang.


Saat ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP), kondisi korban masih dalam posisi tergantung, namun kedua kakinya disebut masih menyentuh lantai kamar mandi.**(Gb-ferndt01)