Notification

×

Iklan

Iklan

Warkop Jurnalis Samosir Siap Rayakan HPN 2026, Angkat Isu Penguatan Kebebasan Pers Pasca Putusan MK

9 Feb 2026 | 17:20 WIB Last Updated 2026-02-09T10:20:14Z

Warkop Jurnalis Samosir Siapkan Syukuran HPN 2026, Soroti Kebebasan Pers Pasca Putusan MK (9/2- photo santri/GB)

GREENBERITA.com–Puluhan wartawan yang tergabung dalam Warung Kopi (Warkop) Jurnalis “Independen dan Berintegritas” dari berbagai media di Kabupaten Samosir akan menggelar rapat persiapan Syukuran Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 yang akan dirangkai dengan diskusi publik bertema penguatan kebebasan pers.


Wartawan Warkop Jurnalis melaksanakan rapat bersama pada Senin (9/2/2026) di Warung Sederhana, Pangururan.


Sebagai bentuk konsolidasi dan kebersamaan insan pers dalam menyambut peringatan HPN, para jurnalis sepakat merayakan HPN tingkat Kabupaten Samosir dengan Sederhana yang dirangkai dengan diskusi publik dengan tema 'Penguatan Kebebasan Pers Pasca Putusan MK.'


Dari hasil rapat disepakati Syukuran HPN Tahun 2026 dikoordinatori Boris Situmorang dan kan dilaksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026 Pukul 10.00 WIB di Warkop RM Sederhana dengan tema “Penguatan Kebebasan Pers Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi.”


Selain acara syukuran, kegiatan ini juga direncanakan diisi dengan diskusi pers yang membahas peran media dalam mengawal pembangunan daerah serta memberikan edukasi yang berimbang dan bertanggung jawab kepada publik.


Adapun narasumber yang direncanakan hadir dalam diskusi publik tersebut yaitu Kapolres Samosir, Kajari Samosir, Kadis Kominfo, Kabankesbangpol dan Kabiro Hukum Pemerintah Kabupaten Samosir.


Salah satu senior jurnalis di Samosir Robin Nainggolan berharap bahwa kegiatan ini semakin menegaskan bahwa peringatan Hari Pers Nasional merupakan momentum bersama seluruh wartawan, tanpa membedakan latar belakang media maupun organisasi pers.


"HPN diharapkan menjadi sarana refleksi dan penguatan komitmen wartawan agar tetap jaya dan merdeka dalam menjalankan tugas jurnalistik, sekaligus menjunjung tinggi etika jurnalistik, profesionalisme, serta tanggung jawab sosial," ujar Robin Nainggolan.


Senada, Ketua IWO Samosir Fernando Sitanggang menyatakan bahwa digelarnya Diskusi Publik ditengah perayaan HPN akan semakin menguatkan Pers dalam tugas kesehariannya.


"Diskusi Publik dalam perayaan HPN ini semakin menguatkan jurnalis untuk lebih independen dan tidak lagi dikriminalisasi apalagi pasca putusan Mahkamah Konstitusi," ujar Fernando Sitanggang.


Sementara itu, Salah satu tokoh pemuda Kabupaten Samosir Harisma Pedro Simbolon mendukung kegiatan Hari Pers Dirangkai Diskusi Publik ini.


"Kita dukung perayaan HPN dan diskusi Publik oleh Warkop Jurnalis, ini semakin menegaskan jurnalis di Warkop Jurnalis ini adalah wartawan yang independen, Berintegritas dan tidak menjadi alat kekuasaan," tegas Harisma Simbolon.**(gb-gaol/gb)