
Istri Laporkan Oknum Kades ke Polisi atas Dugaan Selingkuh dan Penelantaran (photo kolase istri sah dan ilustrasi internet/gb)
GREENBERITA.com–Seorang ibu rumah tangga berinisial WA melaporkan suaminya yang merupakan oknum Kepala Desa Pamutaran, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, ke polisi atas dugaan perselingkuhan dan penelantaran keluarga. Laporan tersebut telah diterima Polres Samosir dengan STPL nomor 65/II/2026.
Dengan wajah sedih saat memperlihatkan bukti laporan kepada media, WA mengaku suaminya berinisial TSP (40).
Ia menduga suaminya berselingkuh dengan seorang oknum bidan desa yang bertugas di Kecamatan Harian.
Menurut WA, sejak 16 Juni 2025, suaminya mulai meninggalkan rumah dan tidak lagi menafkahi dirinya serta anak mereka selama hampir satu tahun.
“Benar, bahwa suami saya pergi dari rumah dikarenakan suami saya ketahuan selingkuh berkali-kali dan tidak menafkahi kami hampir setahun lamanya,” terangnya.
Laporan tersebut secara resmi disampaikan WA ke Mapolres Samosir pada Selasa (17/2) terkait dugaan penelantaran anak dan istri.
Kasus ini sebelumnya sempat menjadi perhatian warga. Pada 29 November 2025, oknum Kepala Desa Pamutaran itu disebut-sebut digerebek sedang berduaan bersama bidan desa di rumah kontrakan yang berada di Desa Saitnihuta, Kecamatan Pangururan.
“Warga sudah resah, jadi saya perintahkan kepala dusun untuk menggerebek mereka di rumah kontrakan itu,” kata Kepala Desa Saitnihuta, Aman Sitanggang pada 1 Desember 2025 lalu.
Pemerintah Desa Saitnihuta kemudian menggelar mediasi yang dihadiri bidan desa, Bhabinkamtibmas, dan kepala desa. Namun, Kepala Desa Pamutaran disebut tidak merespons undangan mediasi tersebut.
“Bidan desa tersebut beritikad baik menghadiri undangan dari pemerintah desa dan telah mengakui kesalahannya. Kita telah membuat berita acara dan menunggu kabar dari oknum kepala desa tersebut agar hal ini tidak sepihak,” ungkap Kades Saitnihuta.
Saat dikonfirmasi melalui telepon pada Senin (23/2), TSP membenarkan adanya laporan yang ditujukan kepadanya dan mengaku telah menerima panggilan dari pihak kepolisian.
"Benar laporan tersebut (ke Polres Samosir) dan sudah ada panggilan sama saya," ujar Oknum Kades Pamutaran TSP.
Namun, ia membantah tudingan perselingkuhan tersebut dan belum memastikan langkah hukum lanjutan yang akan ditempuhnya.
"Tidak benar saya selingkuh, namun lihat nanti lah apakah saya melaporkan balik atau tidak," ungkapnya.
TSP juga mengakui bahwa dirinya dan istrinya sudah tidak tinggal serumah lagi.
"Tidak ada kecocokan lagi, kami tidak serumah lagi kami," jelas nya.
Ia pun menyebut mengetahui bahwa perempuan yang diduga berselingkuh dengannya telah digugat cerai oleh suaminya.
"Bah, dang huatusi mangalusi be, tapi benar dia di gugat cerai suaminya," pungkas Oknum Kades Pamutaran TSP sambil memutuskan komunikasi dengan media ini begitu saja.**(gb-ferndt 01)











