
Tanpa Dihadiri Bupati, Wakil Bupati Samosir berikan Sambutan di Open House Bupati Samosir (12/2- dokdiskominfoks/gb)
GREENBERITA.com–Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar open house dalam rangka mengawali Tahun Baru 2026 sekaligus ungkapan rasa syukur di Rumah Dinas Bupati Samosir, Senin (12/1/2026).
Namun, kegiatan tersebut diwarnai pemandangan tak lazim karena Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom selaku tuan rumah justru tidak hadir dalam acara yang digelar di kediamannya sendiri.
Meski demikian, open house tetap berlangsung dan dihadiri ribuan undangan serta masyarakat dengan diawali ibadah yang dipimpin Praeses Distrik VII Samosir, Rintalori Sianturi.
Sebagai bentuk sukacita dan rasa syukur, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk membagikan bingkisan kepada masyarakat yang hadir. Bupati dan Wakil Bupati Samosir menyiapkan 1.000 bingkisan untuk diserahkan kepada masyarakat.
"Jangan dilihat dari nilainya tapi ini atas keikhlasan dan ketulusan kami berbagi untuk masyarakat," ucap Ariston.
Ketidakhadiran Bupati Samosir Vandiko Gultom dibenarkan oleh Wakil Bupati Samosir yang sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas ketidakhadiran tersebut.
Ariston menjelaskan bahwa Bupati Samosir sedang mengikuti rapat mendadak yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri.
Diketahui, surat kunjungan Menteri Dalam Negeri RI ke Sumatera Utara tertanggal 11 Januari 2026 dan diterima pada hari yang sama. Surat tersebut menginstruksikan kehadiran kepala daerah se-Sumut tanpa diwakilkan untuk membahas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Utara.
"Bapak Bupati Samosir menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir bersama kita hari ini, beliau mengikuti rapat di medan yang tidak bisa diwakilkan," ucap Ariston.
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk mengatakan open house ini terbuka untuk seluruh masyarakat sebagai momentum mensyukuri awal tahun sekaligus mempererat kebersamaan.
“Pintu kami terbuka untuk seluruh masyarakat Samosir. Hari demi hari yang sudah dilalui tentu ada kekurangan dan kelebihan. Mari saling memaafkan dan saling menghargai. Kita bangun Samosir untuk lebih baik,” ujar Ariston.
Dalam sambutannya, Ariston menegaskan Pemkab Samosir terbuka terhadap masukan dan kritik yang membangun demi kemajuan daerah, baik di sektor pertanian, pariwisata, maupun sektor lainnya.
Ia juga menekankan komitmen pemerintah dalam menjaga nilai budaya, khususnya falsafah Dalihan Natolu.
“Kami siap menerima masukan. Perjalanan membenahi Samosir masih panjang. Jika falsafah Dalihan Natolu kita pegang, maka perbedaan bisa menjadi kekuatan untuk membangun Samosir,” katanya.
Ariston juga mengajak seluruh ASN untuk melayani masyarakat secara profesional dan sepenuh hati. “Ini adalah pilihan dan kebanggaan kita. Tetap semangat dalam pelayanan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk menyebut open house menjadi momentum penting mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Samosir.
“Melalui kebersamaan ini mari kita bergandengan tangan dan bersinergi memajukan Samosir. PKK siap mendukung seluruh program Pemerintah Kabupaten Samosir,” ujarnya.
Ucapan selamat Tahun Baru juga disampaikan unsur Forkopimda. Dandim 0210/TU Letkol Inf Ronald Tampubolon berharap Tahun 2026 membawa semangat baru sesuai bidang tugas masing-masing untuk memajukan Samosir.
Kajari Samosir Satria Irawan menekankan pentingnya pengembangan pariwisata agar Samosir semakin dikenal dunia.
“Kalau bukan kita, siapa lagi yang membangun Samosir,” katanya.
Wakil Bupati Samosir periode 2016–2021 Juang Sinaga mengapresiasi pelaksanaan open house dan menilai pembangunan Samosir, khususnya pariwisata, berjalan baik.
Namun ia mengingatkan perlunya menjaga nilai adat dang budaya Batak di tengah pesatnya perkembangan pariwisata.
“Pariwisata berkembang pesat, tetapi Samosir harus tetap suci sebagai pusat peradaban Batak. Budaya harus tetap dijaga,” katanya.
Acara open house tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, pimpinan OPD, camat, kepala desa/lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta jajaran ASN Pemkab Samosir.**(gb-ferndt01)










