Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungi Samosir Ketika Hujan, Bupati Vandiko Gultom Payungi Kapolda Sumut

20 Apr 2024 | 11:48 WIB Last Updated 2024-04-20T04:48:36Z
 
Bupati Samosir, Vandiko Gultom bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya I.E 

GREENBERITA.com- Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya I.E tampak dipayungi oleh Bupati Samosir Vandiko Gultom ketika melakukan kunjungan kerja (kunker) di wilayah hukum Polres Samosir di Kawasan WaterFront Pangururan, Jumat (19/04/2024). 


Kunker Kapoldasu untuk memastikan bahwa Polres Samosir telah menjalankan fungsinya sebagai pelindung, pengayom dan sebagai penegak hukum dalam menjaga Kamtibmas dengan seluruh stakeholder, selain itu juga untuk bertatap muka dengan Forkopimda Kabupaten Samosir.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengucapkan selamat datang kepada Kapoldasu.

 "Selamat datang kembali di Samosir Negeri Indah Kepingan Surga, titik awal peradaban bangsa Batak", ucap Vandiko


Sebagai titik awal peradaban bangsa Batak, Vandiko berharap Kapoldasu dapat menginjakkan kaki di Gunung Pusuk Buhit sebagai asal muasal suku Batak.

"Kami Berharap bapak bisa datang kembali melihat Pusuk buhit titik awal peradaban bangsa Batak. 10 jutaan orang Batak di Indonesia yang pasti asalnya muasalnya dari Samosir", kata Vandiko mengakhiri

Kapolda Sumut Irjen Agung Setya I.E mengatakan kunjungan kerja resmi yang pertama kali ke Samosir untuk melihat secara komprehensif kondisi pelayanan Polres Samosir.  

"Setelah bertugas 8 (delapan) bulan di Poldasu, saya ingin melihat lebih spesifik dan memastikan Polres Samosir telah menjalankan fungsinya dengan baik, saya tidak bosan-bosan ke Samosir menikmati anugerah kepingan surga dan destinasi wisata yang terus meningkat," ujar Irjen Agung Setya I.E

 Dari 4 Kabupaten yang didatangi, Agung menjelaskan semuanya memiliki karakteristik yang berbeda, ke Samosir berbeda lagi dengan penduduknya yang berjumlah 142 ribu jiwa, memiliki perkembangan yang cukup signifikan dan berharap penataan sebagai daerah pariwisata super prioritas di Danau Toba dapat terus ditingkatkan. 

"Samosir menjadi tempat wisata favorit, kemarin kami sudah mengidentifikasi dan memastikan seperti apa kesiapan Polres Samosir berkontribusi dalam pariwisata", kata Irjen Pol Agung Setya. 

Polisi terus berbenah beradaptasi dengan perubahan termasuk wisata di Samosir ini, melalui kunker tersebut, Irjen Pol. Agung Setya berharap dapat membenahi hal-hal yang masih kurang dilengkapi dan diperbaiki, bergandengan tangan dalam pembangunan Samosir menjadi tempat wisata yang memberi kesan yang akan dibawa semua orang ketika merasakan nikmatnya alam Samosir. 

Dalam menggelorakan destinasi wisata dan meningkatkan peran kepolisian khususnya Polres Samosir, Kapoldasu akan menambah 14 personil sehingga personil yang ada di Polres Samosir genap 250 orang. 

"Memfokuskan kebutuhan pariwisata yang meningkatkan drastis dan luar biasa, kunjungan dalam Idul Fitri meningkat tentu memerlukan keamanan dan tugas lainnya, bersinergi dalam konteks pembangunan pariwisata bisa dilakukan bersama", imbuh Agung Setya

Lebih lanjut Kapolda menambahkan, peningkatan pariwisata di Kabupaten Samosir perlu penerapan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kemudian pembangunan sosial budaya. "Bagaimana membangun SDM yang baik, bisa membawa Samosir di kemajuan 100 tahun kedepan, perlu kita siapkan hari ini, perlu membangun nilai yang dijual di Samosir mulai dari budaya supaya tidak menjadi budaya murahan, membangun orang-orangnya yang memiliki karakter/merek sebagai masyarakat Batak Toba kita perkuat", ungkap Kapoldasu

Menurutnya berbagai peraturan perlu dibuat dalam pembangunan, hal-hal yang sifatnya belum tertulis dibuat tertulis, termasuk perda agar pembangunan bisa on the track. Perlu percepatan dasar hukum masalah kebersihan, sehingga ada hukum yang mengatur pembuangan sampah sembarangan. Prinsip melayani "tamu adalah raja" perlu dipertahankan, bagaimana tamu merasa dilayani dengan baik, bukan berarti kita rendah, nilai harus dikelola bahwa kita memiliki karakter sebagai manusia yang mempunyai nilai, sehingga tidak disepelekan bangsa-bangsa lain. Maka nilai tersebut digarap bersama melalui budaya, sehingga bangsa batak bisa hidup dan bertahan serta bermanfaat bagi masyarakat umumnya.

"Dengan aturan ini akan membuat nilai kita semakin kuat, mari kita ciptakan budaya yang wellcome terhadap pendatang baik nasional maupun internasional, kita ciptakan nilai raja melayani raja", ucap Agung mengakhiri 

Kapolres Samosir Yogie Hardiman menyampaikan sinergitas Forkopimda di Kabupaten Samosir berjalan dengan baik, selalu berkoordinasi dan komunikasi dalam segala permasalahan dan penyelesaiannya.

Tampak hadir rombongan dari Poldasu Karo Ops Polda Sumut Kombes Pol Vicktor Togi Tambunan, Karo SDM Kombes Pol Bony Johannes Sanganadi Sirait, Karo Log Kombes Pol Suranta Pinem, Dirreskrimsus Kombes Pol Andry Setiawan, Dirreskrimum Kombes Pol Sumaryono, Dir Lantas Polda Sumut Kombes Pol Muji Ediyanto, S.H.,S.I.K., Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kabid Propam Kombes Pol Arif Ikhwan Hakim, Dansat Brimob Kombes Pol Rantau Isnur Eka. Kunker juga dihadiri Pabung 0210 TU, Kasi Intel Kejari Samosir, dan para pimpinan OPD se-Kabupaten Samosir.

(Gb-Ribka05)