Notification

×

Iklan

Iklan

Lagi, Seorang Pria Tewas Gantung Diri di Ronggur Nihuta, Apa Penyebabnya?

7 Feb 2024 | 14:43 WIB Last Updated 2024-02-07T07:43:24Z
 
Seorang pria dewasa pensiunan ASN tewas gantung diri di belakang rumahnya, (7/2)

GREENBERITA.com- Setelah seorang pria remaja tewas dengan cara menggantung kan dirinya di Kecamatan Ronggur Nihuta Kabupaten Samosir, kejadian serupa terjadi terhadap seorang pria dewasa pensiunan ASN juga di Kecamatan Ronggur Nihuta. 

Kejadian bunuh diri dengan cara gantung diri tersebut terjadi pada Selasa, 06 Februari 2024 sekira pukul 11.30 Wib di Dusun I Melati Desa Sijambur Kecamatan Ronggur Nihuta Kabupaten Samosir. 

Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Pangururan AKP Marlen Sitanggang yang turun langsung bersama bersama Personil Polsek Pangururan dan Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Samosir Ipda Fajri Lubis bersama Unit Inafis Aipda H Sipakkar. 

Polisi langsung melaksanakan pengecekan TKP dugaan Bunuh Siri Dengan cara Gantung diri.

"Benar, Satu orang laki-laki atas nama SoS, warga Dusun I Melati Desa Sijambur Kec Ronggurnihuta," ujar AKP Marlen Sitanggang. 

Korban berumur 63 tahun seorang Pensiunan ASN dan pada saat kejadian ditemukan barang-barang di TKP yaitu satu utas tali panjang sekitar 1.5 meter, satu helai celana panjang berwarna coklat, satu helai baju berwarna coklat, satu buah dompet berwarna hitam berisikan satu buah KTP dan SIM atas nama korban, juga uang Tunai Rp. 129.000,-

Menurut Kapolsek Pangururan, kronologis kejadian terjadi pada Selasa, tanggal 06 Februari 2024 sekira Pukul 08.00 Winter. 

"Ketika seorang saksi berinisial BS berangkat menuju ke rumah saksi lainnya PS untuk bertukang, melintasi rumah korban, saksi BS melihat korban masih hidup dan duduk di samping rumahnya, namun sekitar pukul 11.00 WIB, saksi lainnya UN berangkat menuju ladang dengan melintas dari samping rumah korban, dan pada saat melintas dari samping rumah korban, saksi UN melihat ke arah belakang rumah korban dan melihat seseorang tergantung pada sebatang pohon nangka," terang AKP Marlen Sitanggang.

Melihat hal tersebut, saksi UN memanggil saksI PS untuk memastikan siapa yang tergantung pada pohon nangka tersebut.

"Ternyata benar, yang tergantung pada pohon nangka tersebut adalah korban SoS, seorang pensiunan ASN," ungkap AKP Marlen Sitanggang. 

Kemudian saksi PS melaporkan kejadian tersebut kepada Personil Polsek Pangururan dan sekira Pukul 12.10 WIB, Personil Polsek Pangururan dan piket fungsi Polres Samosir tiba di lokasi untuk Cek TKP di Dusun I Melati Desa Sijambur Kecamatan Ronggurnihuta. 


Setelah dilakukan pemeriksaan oleh INAFIS Polres Samosir, bahwa benar korban adalah SoS dan gantung diri.

Atas permintaan keluarga, diminta korban tidak dilakukan Autopsi. 

"Diketahui, bahwa korban SoS tinggal seorang diri di rumah sejak istrinya meninggal 2 (dua) tahun lalu dan informasi dari Bidan Desa bahwa korban juga tidak memiliki riwayat penyakit dan susah tidur pada malam hari," pungkas AKP Marlen Sitanggang. 


(Gb-Ferndt01)