Notification

×

Iklan

Iklan

Akibat Banjir Lahar Dingin Semeru Ekonomi Lumajang Lumpuh

9 Jul 2023 | 12:35 WIB Last Updated 2023-07-09T05:35:37Z

 Banjir lahar dingin Semeru yang terjadi pada Jumat, 7 Juli 2023,


GREENBERITA.com - Banjir lahar dingin Semeru yang terjadi pada Jumat, 7 Juli 2023, telah melumpuhkan sejumlah jembatan dan jalan penghubung di Lumajang, Jawa Timur. Bagaimana kondisi terkini dan kronologi terjadinya banjir lahar dingin tersebut


Sebelumnya, sejumlah video amatir merekam detik-detik lahar dingin menerjang sejumlah jembatan menjadi viral di media sosial dan pesan berantai di sejumlah whatsapp warga di Lumajang. Selain banjir lahar dingin Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang juga diterjang bencana tanah longsor di sejumlah titi


[12.28, 9/7/2023] Amirzal: Hujan deras di kawasan Gunung Semeru pada Jumat (7/7) menyebabkan banjir lahar dingin Semeru. Debit air di daerah aliran sungai turut meningkat imbas hujan yang terjadi sejak Kamis malam.

Sejak pagi, masyarakat Lumajang sudah dikejutkan dengan peristiwa longsor di Jalur Piket Nol, Candipuro yang mengakibatkan 1 keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak mereka yang masih bayi tertimbun hingga tewas.


Bencana terus merundung. Pada Jumat siang sekitar pukul 14.00 WIB, jembatan penghubung Malang-Lumajang di Besukcukit, Sidomulyo, Pronojiwo putus akibat dihajar banjir lahar.

[12.29, 9/7/2023] Amirzal: Seiring putusnya jembatan tersebut, akses warga dari Malang ke Lumajang ikut lumpuh. Tapi tak cukup itu saja, banjir lahar dingin itu meluap hingga ke jalan dan juga ke kawasan persawahan.

[12.30, 9/7/2023] Amirzal: Meluapnya banjir tersebut membuat masyarakat di sekitar lokasi itu panik. Mereka kalang kabut berupaya menyelamatkan diri. Bahkan ada salah satu warga sampai meninggalkan motornya di pinggir jalan saat banjir datang.


Bukan hanya di lokasi itu, banjir lahar dingin juga mengamuk di tempat lain, tepatnya di kawasan Sumberwuluh, Candipuro. Jembatan Gantung Kaliregoyo berguncang hebat dihajar banjir hingga akhirnya putus juga.

[12.31, 9/7/2023] Amirzal: "Detik-detik jembatan Kaliregoyo Ancor. Jembatan Kaliregoyo dihantam banjir. Ya Allah," ujar warga di rekaman video yang diunggah di medsos dilihat detikJatim pada Jumat (7/7/2023).


Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jatim Satriyo Nurseno menyebutkan, berdasarkan asesmen hingga Jumat malam pukul 20.00 WIB ternyata ada 4 jembatan yang putus.


"Ada 4 jembatan yang terputus," ujar Satriyo.

[12.31, 9/7/2023] Amirzal: Empat jembatan terputus itu yakni Jembatan penghubung Desa Kloposawit dengan Desa Tumpeng di Kecamatan Candipuro, Jembatan Kali Regoyo penghubung Desa Jugosari dengan Dusun Kebondeli Selatan di Candipuro.


"Selain itu jembatan yang terputus jembatan penghubung Desa Tumpeng dan Desa Nguter di Candipuro, dan Jembatan penghubung Lumajang-Malang di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo," katanya.


Tidak hanya menyebabkan 4 jembatan putus, Satriyo mengatakan bahwa imbas banjir lahar dingin Semeru itu, sejumlah lokasi di Lumajang dilakukan penutupan jalan.


"Di masing-masing lokasi jembatan yang putus, akses menuju lokasi ditutup," ujarnya.


Hujan deras di kawasan Gunung Semeru pada Jumat (7/7) menyebabkan banjir lahar dingin Semeru. Debit air di daerah aliran sungai turut meningkat imbas hujan yang terjadi sejak Kamis malam.

Sejak pagi, masyarakat Lumajang sudah dikejutkan dengan peristiwa longsor di Jalur Piket Nol, Candipuro yang mengakibatkan 1 keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak mereka yang masih bayi tertimbun hingga tewas.


Bencana terus merundung. Pada Jumat siang sekitar pukul 14.00 WIB, jembatan penghubung Malang-Lumajang di Besukcukit, Sidomulyo, Pronojiwo putus akibat dihajar banjir lahar.

(GB-RizalDM)