Notification

×

Iklan

Iklan

Sinergitas Buahkan Hasil, Pemkab Samosir Peroleh Bantuan 12,5 Ton Bibit Padi dari Pemprovsu

23 Sep 2022 | 18:59 WIB Last Updated 2022-09-23T11:59:07Z
GREENBERITA.com- Pemkab Samosir melalui
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir melalui sinergitas dengan Pemerintah Pusat dan Propinsi Sumatera Utara dalam peningkatan kesejahteraan petani mulai membuahkan hasil. 

Terbukti, Pemprovsu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara memberikan bantuan bibit padi inbrida jenis Ciherang bagi petani di Kabupaten Samosir. 

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Ketapang dan Pertanian Samosir, Dr Tumiur Gultom ketika menerima bantuan dari Rina Anjalasari, perwakilan Dinas Ketapang dan Peternakan Provsu yang menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada masing-masing kelompok tani di Lagundi-Onan Runggu, Jumat, (22/09/2022). 

Kepala Dinas Ketapang dan Pertanian Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom menjelaskan, bantuan tersebut merupakan usulan Pemkab Samosir kepada Propinsi Sumatera Utara sebelumnya melalui Dinas Ketapang dan Peternakan Provsu.

"Melalui berbagai upaya dan komunikasi yang baik dari Bupati Samosir, akhirnya bantuan untuk petani Kabupaten Samosir ditampung dalam Kegiatan Pengembangan budidaya padi inbrida APBD Provsu 2022. Sebanyak 12.500 kg bibit padi diserahkan untuk kelompok tani di 5 kecamatan yaitu, Kec Pangururan, 2.475 kg, Kec Simanindo, 925 kg, Kec Palipi, 4.725 kg, Kec Nainggolan, 1.125 kg, Kec Onan Runggu, 3.250 kg, " ujar Tumiur Gultom. 

Diharapkan ditanam pada musim tahun ini, antara bulan Oktober-Desember. Produksi padi inbrida Ciherang diperkirakan berada diatas 6 ton per hektar, paling tidak diposisi 6 ton untuk Kabupaten Samosir. Untuk keberhasilan panen, Kadis Ketapang dan Pertanian Tumiur Gultom mengatakan akan melakukan pendampingan kepada petani, mulai dari persemaian, proses tanam dan pemupukan hingga panen dengan melibatkan penyuluh pertanian disetiap UPTD. 

Tumiur Gultom mengajak petani untuk memanfaatkan benih padi dengan baik, ditanam dengan baik, jangan diberikan kepada kelompok lain, pindah tangan apalagi diperjual belikan. 

"Bapak ibu petani mari tetap komunikasi jika ada kendala. Pengembangan padi ini tidak boleh gagal. Penyuluh dari dinas dan lapangan akan selalu hadir bersama petani. Peruntukannya harus tepat, budidayannya tepat maka kita akan menghasilkan panen sesuai yang diharapkan" kata Tumiur. 

Tak luput disampaikan ucapan terima kasih kepada Propsu atas perhatian untuk meringankan biaya produksi padi bagi petani.

" Bantuan ini sangat meringankan beban petani Samosir. Kepan kita akan tetap mengupayakan sarana produksi yang lain baik berupa bibit maupun pupuk yang dibutuhkan petani" pungkas Kadis Ketapang dan Pertanian Kabupaten Samosir. 

Sementara itu Rina Andalasari dari Dinas Ketapang dan Peternakan Propsu menyampaikan, bantuan yang disalurkan merupakan usulan dari Pemkab Samosir. Setelah diverifikasi dengan berbagai ketentuan, akhirnya lolos dan bantuan disalurkan. 

"Dengan adanya bantuan bibit padi, kami berharap petani di Kabupaten Samosir dapat meningkat produksi dan produktifitas. 
Dinas Ketapang dan Peternakan Propsu akan tetap membantu Kabupaten Samosir tergantung usulan yang diberikan, usulan akan tetap kita tampung, tergantung usulan dari Dinas Ketapang dan Pertanian Kabupaten Samosir" ujar Rani. 

Ketua Kelompok Tani Dosroha Kecamatan Onan Runggu Rosinta Gultom mengaku senang dan bangga atas bantuan yang diberikan pemerintah dan berharap kedepannya akan semakin banyak perhatian bagi petani di Kabupaten Samosir.

 "Saya dan anggota kelompok tentu senang dan bangga, semoga Pemkab Samosir semakin sukses dan jaya kedepan" kata Rosinta.

(Gb-ferndt01)