Notification

×

Iklan

Iklan

Menilik Program Direktur RSUD Sergai Jemput Pasien ke Rumah dan Puskesmas

17 Sep 2021 | 13:01 WIB Last Updated 2021-09-17T06:03:52Z


SERGAI, GREENBERITA.com
-  Direktur RSUD Sultan Sulaiman yang baru dr. Ahmad Idris Daulay secara resmi menggantikan Direktur RSUD Sultan Sulaiman sebelumnya, Almarhum dr. Nanda Satria Hasrimy.


Dia mengungkapkan terimakasih kepada seluruh rekan wartawan, LSM, tokoh masyarakat dan agama yang telah membantu kepemimpinan Alm. dr. Nanada Satria hasrimy sembari memohon maaf jika dalam kepemimpinan beliau (alm) terdapat kesalahan.


"Saya akan melanjutkan progam kerja yang sudah diagendakan almarhum sebelumnya, salah satunya menjemput pasien baik itu di rumah maupun di Puskesmas nantinya," ujar dr. Ahmad Idris Daulay.


Tambahnya, program selanjutnya meningkatkan pelayanan terus dilakukan nantinya. 


"Saya juga sudah sampaikan kepada semua pegawai dan tim medis agar memberikan pelayanan terbaik terhadap pasien, betigu juga tata cara melayani harus mengutamakan sopan santun, ramah dan tersenyum sehingga keluarga maupun pasien yang berobat bisa merasakan terobati dengan sikap yang ditampilkan," tegas dr. Ahmad Idris Daulay.


Hal ini disampaikan Direktur RSUD Sultan Sulaiman dr. Ahamad Idris Daulay dalam acara silaturahmi dengan rekan wartawan, LSM, tokoh masyarakat dan agama Sergai, di RM Jardin Dusun I Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sekira pukul 10.30 Wib.


Dalam program perbaikan pelayanan itu tidak bisa saya sendiri menilainya, tetapi perlu penilaian dari masyarakat dan rekan – rekan lainnya.


”Apabila kurang bagus tolong katakan tidak bagus, dan apabila bagus katakan bagus,”  imbuhnya lagi.


Direktur RSUD ini menyebutkan jika memang ada kekurangan yang dilakukan minta supaya bersedia didiskusikan bersama. Secara pribadi pintu kantor tidak pernah tertutup untuk rekan – rekan memberikan masukan dan diskusi. 


"Diskusi yang dilakukan tidak mesti di kantor saja, tapi diluar juga bisa.Dengan adanya pertemuan ini, saya harapkan dapat kiranya terjalin silaturahmi dan kerjasama yang baik kepada rekan – rekan media demi program yang lebih baik lagi," ungkapnya.


Sementara itu, Zuhari sebagai Humas RSUD Sultan Sulaiman sebelumnya memperkenalkan Humas RSUD Sultan Sulaiman yang baru, Robert Banjarnaor.


Zuhairi juga menyampaikan permemohonan maaf jika selama kepemimpin almarhum dr. Nanda Satria Hasrimy ada kesilapan dan kesalahan dalam menjalankan tugas keseharian.


Menurut Zuhari, sosok  almarhum dr.Nanda Hasrimy merupakan sosok pemimpin yang baik, mengayaomi dan memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi. 


"Tentunya kepergian almarhum begitu cepat membuat saya dan masyarakat merasa kehilangan," jelasnya.


“Saya harapkan rekan – rekan LSM dan Jurnalis untuk dapat tetap menjalin kemitraan yang baik seperti yang pernah kita jalin kepada almarhum dr.Nanda,” sebut Zuhari. 


“Semoga dengan direktur yang baru ini pelayanan rumah sakit khusus di RS Sultan Sulaiman Kabupaten Sergai dapat lebih ditingkatkan lagi kepada masyarakat,” pungkas Zuhari.


Sedangkan Tokoh masyarakat Sergai H.Kisai Dalimunte menyampaikan kepada rekan wartawan dan lainnya, silakan berikan kritik yang baik demi kemajuan rumah sakit dan program pemerintah ke depannya. 


“Mudah – mudahan dengan pertemuan ini dapat menjadi hubungan yang lebih antara direktur dan pemerintah daerah, dan dapat menjalin silaturahmi kerjasama yang baik agar rumah sakit ini lebih maju serta menjadi rumah sakit idola masyarakat khususnya Serdang Bedagai bahkan Sumatera Utara,” ungkap Kisai Dalimunte.


Zainal Abidin perwakilan dari wartawan yang sudah bergelut di dunia wartawan sejak 1992 itu menyebutkan, ketika mengingatkan sejarah bahwa setiap berita yang diterbitkan semuanya ada klipingannya, sehingga setiap berita yang sudah kita terbitkan dapat diulas kembali apabila diperlukan.


“Wartawan ini janganlah menjadi tujuan, tetapi jadikanlah wartawan ini sebagai alat untuk mencapai suatu tujuan,” pesan Zainal yang merupakan wartawan analisa itu. 


Jurnalis yang akrab dipanggil Abah Zainal itu mengatakan, setiap orang boleh berasumsi – asumsi yang tidak baik, tetapi lihatlah dahulu kenyataannya, jadi apabila kita mengkonfirmasi pejabat tersebut apapun jawaban pejabat itu tetaplah kita tulis.


Ustad H. Tamlih Nasution dalam tausiyah singkatnya menyampaikan pentingnya bersilaturahmi dilaksanakan setiap hari dan banyak maaf bersilaturahmi bagi kita semua. Ia mengatakan kegiatan silatuarhmi seperti sangat baik dan bisa dilakukan oleh yang lain. 


(Gb-ferndt01)